Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»5 Jenis Laporan Keuangan yang Biasa Digunakan Perusahaan dan Fungsinya – KRJOGJA
    Ekonomi

    5 Jenis Laporan Keuangan yang Biasa Digunakan Perusahaan dan Fungsinya – KRJOGJA

    October 24, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    5 Jenis Laporan Keuangan yang Biasa Digunakan Perusahaan dan Fungsinya – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JAKARTA, KRJOGJA.com– Laporan keuangan sangat krusial bagi kinerja dan pertumbuhan perusahaan, melalui laporan keuangan pemilik bisnis dapat melihat sejauh mana perkembangan usaha, serta memudahkan dalam mendapatkan kepercayaan dari para investor. Saat ini telah hadir aplikasi laporan keuangan online untuk membantu hal tersebut.

    Berdasarkan prinsip manajemen keuangan, setiap laporan keuangan memiliki fungsi dan karakteristik masing-masing. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis laporan keuangan beserta pengertiannya. Mari simak, yuk!

    1. Laporan Keuangan Laba dan Rugi (Income Statement)

    Sesuai namanya, laporan keuangan laba dan rugi adalah jenis laporan keuangan yang berisi catatan mengenai nominal keuntungan dan kerugian yang dialami oleh perusahaan. Salah satu jenis laporan keuangan ini sangat familiar di telinga karena sering dipakai dalam bidang bisnis skala kecil hingga perusahaan besar.

    Tujuan atau fungsi dari laporan keuangan laba dan rugi adalah mencatat besaran profit atau keuntungan serta kerugian usaha dalam satu periode tertentu, menginformasikan apakah perusahaan selama periode berlangsung mendapatkan keuntungan atau malah defisit alias rugi, menjadi bahan pertimbangan para pemangku keputusan untuk bertindak dan lebih meningkatkan laju produktivitas bisnis, dan dalam laporan laba-rugi, terdapat beberapa hal yang penting dicatat. Contohnya seperti harga pokok penjualan (HPP), beban pendapatan, beban biaya operasi, penjualan/ revenue, dan sebagainya.

    Dalam praktiknya, laporan keuangan laba-rugi, dikelompokkan menjadi dua, yaitu: single step dan multiple step.

    Single step tergolong laporan keuangan laba-rugi yang mudah dipahami. Sebab, besaran keuntungan dicatat atau dituliskan pada bagian awal. Sedangkan, catatan transaksi seperti pengeluaran usaha dijelaskan lebih lanjut pada bagian berikutnya. Bagian akhir dari laporan single step berisikan tentang jumlah pemasukan dikurangi pengeluaran perusahaan. Selisih yang diperoleh dari data transaksi pemasukan dan pengeluaran tersebut yang akan menentukan apakah perusahaan mendapatkan profit atau justru rugi.

    Laporan laba-rugi yang kedua adalah multiple step, yaitu laporan yang disusun dengan mengelompokkan antara transaksi operasional sehari-hari dan yang bukan operasional.  Perbedaan mencolok laporan single step dan multiple step adalah catatan mengenai transaksi yang lebih detail tentang keuntungan operasional usaha. Keuntungan perusahaan tersebut nantinya akan menampilkan selisih dari biaya operasional dan non operasional perusahaan. Sehingga, stakeholder atau investor semakin mudah menilai kesehatan keuangan bisnisnya.

    1. Laporan Keuangan Perubahan Modal

    Bagi investor atau penanam modal, laporan keuangan perubahan modal adalah salah satu jenis laporan keuangan yang wajib dipelajari karena dari laporan ini dapat diketahui kinerja dan kondisi pertumbuhan usaha selama ini.

    Dengan melihat laporan keuangan perubahan modal, penanam modal akan mendapatkan informasi tentang apakah modal yang dimiliki usaha tersebut bertambah atau tidak. Data yang dicatat dalam laporan keuangan perubahan modal umumnya berhubungan dengan besaran keuntungan atau kerugian yang tercantum pada laporan laba rugi.

    Yang bisa dimanfaatkan investor dari data laporan keuangan perubahan modal adalah Lebih mudah mengenali pergerakan modal, dari mana asal modal tersebut, informasi pengambilan modal oleh pemilik perusahaan, berapa jumlah modal awal dan akhir, dan berapa nominal keuntungan dan kerugian bersih selama periode tertentu.

    Selain mencantumkan beberapa poin di atas, laporan keuangan perubahan modal juga mencatat tentang jumlah dividen yang diterima oleh investor. Sehingga, dapat dikatakan laporan ini sangat vital untuk dipegang atau diketahui pemegang saham bisnis.

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRegulator tindak Nissan dan Porsche atas informasi emisi palsu
    Next Article BRI Siapkan “Roadmap” Pemberdayaan UMKM
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.