Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Wajib PCR jadi Kontraproduktif dengan Pemulihan Ekonomi
    News

    Wajib PCR jadi Kontraproduktif dengan Pemulihan Ekonomi

    October 24, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wajib PCR jadi Kontraproduktif dengan Pemulihan Ekonomi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah mewajibkan calon penumpang pesawat tujuan atau dari bandara Jawa-Bali menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil 2×24 jam sebelum keberangkatan. Banyak pihak yang mengkritisi kebijakan tersebut.

    Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus pun menyampaikan, kebijakan tersebut kontraproduktif dengan keinginan pemerintah membangkitkan pariwisata. Tentunya juga memberatkan masyarakat yang hendak bepergian.

    “Iya menurut saya kebijakan itu memberatkan masyarakat karena kan kontraproduktif, memang PCR itu tes yang paling tepat atau akurat lah, tapi persoalan kan harga mahal,” terang dia ketika dihubungi JawaPos.com, Minggu (24/10).

    Dia menilai, jika pemerintah mau memakai skema PCR, harganya terlebih dahulu harus diturunkan. Pasalnya, harga PCR saat ini terbilang mahal, yakni sekitar Rp 400 ribuan.

    “Harusnya itu paling maksimal Rp 200 ribu aja, itu udah tinggi, tapi pemerintah menetapkannya Rp 450 ribu itu tinggi. Akibatnya banyak yang mau melakukan perjalanan atau wisata tidak jadi, kebijakan ini kontraproduktif,” tutur dia.

    Jika tidak bisa diturunkan, lebih baik memakai skema yang sudah disepakati sebelumnya, yakni hanya bukti vaksi dan tes antigen. Menurutnya, PCR juga tidak bisa memastikan 100 persen orang tersebut terjangkit atau tidak Covid-19.

    “Evaluasi ulang aja, karena kan bukan jaminan Covid nggak menular, Covid juga mutasi kan yang menurut saya tidak akan terdeteksi dengan PCR itu, jadi tidak jamin 100 persen, cuma lebih akurat dibanding antigen gitu aja, tapi bukan berarti itu yamg mutlak, virus covid ya bakal tetap ada dan menular. Jadi harus dievaluasi menyesuaikan keadaan yang ada,” pungkas dia.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCerita Ashanty Bantu Perbaiki Rumah Warga
    Next Article Positif Covid-19 Tambah 623 Kasus Sehari, Meninggal 29 Jiwa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.