Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Omicron Menyebar, Kematian di 3 Negara Ini Naik Meski Cakupan Vaksinasi Tinggi
    News

    Omicron Menyebar, Kematian di 3 Negara Ini Naik Meski Cakupan Vaksinasi Tinggi

    December 24, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Omicron Menyebar, Kematian di 3 Negara Ini Naik Meski Cakupan Vaksinasi Tinggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Omicron Menyebar, Kematian di 3 Negara Ini Naik Meski Cakupan Vaksinasi Tinggi 2
    Ilustrasi satu botol vaksin Covid-19 di laboratorium. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia dapat belajar dari 3 negara dengan cakupan vaksinasi dosis lengkap yang tinggi namun mengalami kenaikan kasus kematian dan konfirmasi saat Omicron menyebar. Ketiganya adalah Amerika Serikat (AS), Norwegia dan Korea Selatan.

    “Ketiganya merupakan 3 negara yang melaporkan Omicron ketika kasus positif dan kematiannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ungkap Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19, Kamis (23/12), yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    Ia mengatakan 3 negara ini cakupan dosis vaksinasi lengkapnya sudah melebihi 60 persen. Namun nyatanya kasus positif dan kematiannya tetap dapat meningkat.

    Seperti di AS, cakupannya mencapai 61 persen, namun tidak dibarengi pengaturan kegiatan masyarakat, mobilitas, dan perjalanan antar negara yang terus meningkat. Adanya kegiatan berkumpul di tempat umum maupun pemukiman selama periode thanksgiving dan menjelang Natal serta Tahun Baru menyebabkan penularannya meningkat.

    Ditambah lagi penggunaan masker sudah tidak menjadi kewajiban sejak lama dan pengawasan protokol kesehatan lainnya juga tidak dilakukan dengan ketat.

    Selanjutnya, Norwegia. Negara ini satu dari sekian negara di Eropa dengan kasus Omicron yang terus meningkat tajam. Padahal vaksin dosis lengkap di Norwegia telah mencapai 71,45 persen. Nyatanya, kasus positif yang meningkat dibarengi jumlah kematian yang meningkat.

    Penularan Omicron yang meluas di masyarakat dapat menjadi penyebabnya. Karena di Norwegia, masifnya kegiatan pesta menjelang Natal dan Tahun Baru, kegiatan belajar-mengajar di sekolah serta penerapan protokol kesehatan terutama penggunaan masker yang lengah.

    Ditambah lagi perjalanan dari dan ke sesama negara Eropa yang tinggi tidak dibarengi dengan peraturan ketat terhadap syarat perjalanan. Hal ini juga disebabkan letak geografis negara-negara tersebut yang berada dalam satu daratan. Serta tingginya ketergantungan antarnegara sehingga lebih sulit untuk menerapkan kebijakan perjalanan seperti testing dan karantina.

    Yang terakhir, Korea Selatan. Negara ini salah satu di Asia dengan vaksinasi dosis lengkap tertinggi yaitu mencapai lebih dari 80 persen populasi. Namun tidak menghentikan masuknya varian Omicron dan kasus COVID-19 terus meningkat.

    Bahkan tren kematiannya juga meningkat. Hal ini disebabkan karena persiapan menuju endemi yang tidak dilakukan dengan baik.

    Padahal kasus di Korea Selatan sempat menurun pada Oktober dan November lalu, seiring pembukaan bertahap pada aktivitas masyarakat. Namun, implementasi protokol kesehatan lengah pada tempat umum, sementara jam operasional bar dan restoran serta tempat umum lainnya sudah tidak dibatasi.

    Ia mengutarakan kondisi di Indonesia cukup berbeda karena kasus masih terkendali hingga saat ini. Kasus positif dan kasus kematian terus menurun.

    Tetapi, cakupan vaksinasi dosis lengkap di Indonesia, masih terbilang cukup rendah yaitu masih 39 persen dari total populasi. Karenanya, jika melihat kondisi yang cukup mengkhawatirkan di berbagai negara lainnya, Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan dan semaksimal mungkin mencegah potensi penularan.

    Terlebih Indonesia sudah ada 8 kasus Omicron. Dan saat ini Indonesia menerapkan kebijakan berlapis pada pelaku perjalanan internasional serta memasifkan testing dan tracing. Jika berkaca dari 3 negara yang dijelaskan sebelumnya, tampak jelas tidak ada solusi tunggal dalam mencegah penularan COVID-19.

    Walaupun jika vaksinasi tinggi namun masyarakatnya abai dalam mematuhi prokes maka tentu saja potensi penularan akan tetap meningkat. “Vaksinasi yang tinggi jika tidak dibarengi pengaturan kegiatan masyarakat tidak akan maksimal mencegah penularan,” ujarnya.

    Indonesia memiliki tugas besar untuk menjaga agar kasus di tidak meningkat. Ada 3 tantangan yang harus dihadapi yakni kasus yang sedang stabil rendah, aktivitas masyarakat yang sudah kembali normal serta sudah masuknya varian Omicron yang diketahui lebih cepat penularannya.

    Kepada Pemerintah Daerah diminta terus memonitor perkembangan kasus. Apabila menunjukkan kenaikan segera ditindaklanjuti.

    Pengawasan protokol kesehatan penting dilakukan baik di fasilitas umum hingga di tingkat pemukiman di desa atau kelurahan melalui Satgas posko. “Kepada masyarakat yang saat ini masih berada di Indonesia dimohon menahan diri untuk tidak bepergian keluar negeri apabila tidak ada keperluan mendesak,” pungkas Wiku. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRS Diminta Siapkan Kontingensi Masuknya Omicron
    Next Article Pemerintah Beri Sinyal Penghapusan Premium Secara Perlahan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.