Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Jalan Sempit, Parkir Mobil Kudu Berempati
    Lifestyle

    Jalan Sempit, Parkir Mobil Kudu Berempati

    December 25, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jalan Sempit, Parkir Mobil Kudu Berempati 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Masa kini banyak keluarga yang punya mobil lebih dari satu. Entah karena kebutuhan atau punya rezeki lebih. Padahal, garasi atau carport mereka hanya muat untuk satu mobil. Atau, malah tak punya carport. Dengan demikian, kendaraan harus diparkir di pinggir jalan, bahkan di depan rumah tetangga.

    —

    LALU, bagaimana jika mereka tinggal di perumahan atau perkampungan yang jalan-jalannya relatif kecil? Yang bahkan jalannya mungkin hanya ngepas untuk dua mobil bersisipan? Juga, bagaimana jika saat bertamu ke rumah kenalan, kita harus parkir di depan pagar rumah orang. Karena rumah kenalan kita tidak cukup luas untuk kita bisa parkir di dalam halamannya.

    Lahan dan Kebutuhan

    Masalah tentang jalan permukiman, mobil, lahan, dan parkir ini memang sebuah masalah sosial yang bisa jadi friksi atau menimbulkan ketegangan antartetangga, bila tidak tepat dalam menyikapi. Namun, apa sih arti dari hidup bersama di sebuah lingkungan dengan sebuah kebutuhan dan keterbatasan akan lahan? Tiap orang ingin hidup dalam kenyamanan, di mana pun dan seberapa pun lahan yang dimiliki. Itu manusiawi.

    Timbul Rasa Tak Nyaman

    Tentang jalan, lahan bersama, kendaraan, dan kebutuhan para penghuni rumah, ini sering menimbulkan ’’sesuatu’’. Ada hal-hal yang bikin penghuni tidak nyaman. Misalnya, ada tamu tetangga yang parkir di depan pagar kita. Spontan kita langsung membatin ’’Mobil siapa sih itu?’’ atau ’’Tamu siapa sih itu?’’. Kita seperti merasa kurang ikhlas. Kita merasa lahan kita dipakai atau diambil. Atau, misalnya saat ada tetangga yang mungkin karena sedang butuh, terpaksa parkir di area rumah kita.

    Lantas, Solusinya?


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGerindra Berharap Kepemimpinan Baru PBNU Mempererat Persatuan Bangsa
    Next Article Terdampak Pandemi, Ini Langkah Indah Logistik Cargo untuk Bertahan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.