Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kualitas Kakao Fermentasi Jembrana Diakui Dunia
    Ekonomi

    Kualitas Kakao Fermentasi Jembrana Diakui Dunia

    January 5, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kualitas Kakao Fermentasi Jembrana Diakui Dunia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kualitas Kakao Fermentasi Jembrana Diakui Dunia 2
    Hari Lapang Tani – Wabup Patriana saat mencoba insektisida berbahan organik buatan petani lokal di demplot subak abian pala werdi banjar rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Rabu (5/1). (BP/Ist)

    NEGARA, BALIPOST.com – Komoditi produksi kakao Kabupaten Jembrana menempati posisi puncak dari produksi kakao se-Indonesia. Namun posisi tertinggi ini bukan dikarenakan kuantitas atau volume produksi, melainkan tertinggi dari sisi kualitas.

    Kualitas kakao Jembrana telah diakui sebagai komoditi berkualitas bagus di Indonesia. Pasalnya, produksi biji kakao Jembrana dilakukan melalui fermentasi. Selain itu juga para petani kakao dalam pembudidayaan mengunakan pola dan sistem ramah lingkungan.

    Hal itu diungkapkan Direktur Yayasan Kalimajari, IGA Agung Widiastuti saat peringatan Hari Lapang Tani yang dipusatkan di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Rabu (5/1).

    Peringatan Hari Lapang Tani yang dibuka langsung oleh wakil bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna ini turut dihadiri Kadis Pertanian, pimpinan BUMN, juga puluhan kelompok subak abian yang tersebar di kabupaten Jembrana. “Dari kuantitas memang produksi cokelat kita masih sangat kecil jika dibandingkan provinsi se-Indonesia. Namun yang kita kedepankan kualitas produksi dengan metode fermentasi ini,” ujar Widiastuti.

    Agung Widiastuti menambahkan dengan implementasi produksi kakao fermentasi di Jembrana, mampu menyetarakan diri dengan produksi kakao dunia. “Pola fermentasi yang kita terapkan di Bali khususnya di kabupaten jembrana menjadikan kebanggaan para petani budidaya di bali lantaran produksi kita (Bali) mampu bersaing di pasar dunia khususnya pasar Amerika,” ujarnya.

    Terkait budidaya tanaman kakao ramah lingkungan, para petani kakao di Bali khususnya di Jembrana dilakukan dengan pola organik. “Mulai dari pengolahan tanah, pemupukan dan pemberantasan hama dan penyakit semuanya menggunakan dengan pola organik. Misalnya pemupukan menggunakan kompos, fungisida dan insektisida masing masing juga menggunakan berasal dari ramuan yang telah diracik oleh para anggota kelompok tani,” paparnya.

    Sementara wakil bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan, hari lapang tani mampu dijadikan momentum bagi kalangan tani dan generasi muda untuk lebih bergairah dalam budidaya disektor pertanian.” Saat ini kabupaten Jembrana yang nata bene daerah agraris dan masyarakatnya sebagian besar bergelut di sektor pertanian. Untuk itu harap lebih bergairah bertani khususnya budidaya tanaman kakao,” kata Wabup Ipat.

    Lebih jauh, Ipat juga menjelaskan di masa pandemi Covid-19 berbagai daerah mengalami berbagai kesulitan , namun sektor pertanian dan perkebunan Jembrana masih tetap bertahan. Salah satunya adalah produksi di sektor pertanian masih kuat seperti komoditas kakao sendiri.

    Wabup Ipat berharap para petani kakao mampu berinovasi sehingga akan dapat menambah penghasilan. “Memang kita ( Jembrana) akui produksi kakao masih sangat kecil namun secara umum di Indonesia kakao menempati posisi keenam dunia. Saya harapkan kepada para petani kakao di Jembrana ini untuk melakukan inovasi inovasi baru khususnya dengan melakukan prosesing biji kakao fermentasi. Dengan cara ini selain biji kakao Jembrana dapat bersaing di pasar dunia secara ekonomi,” tambah Wabup.

    “Juga saya yakinkan akan menambah pendapatan baik kepada para petani itu sendiri juga berkontribusi bagi pendapatan negara,” pungkasnya. (Adv/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPRD Kecewa SPBE Badung Terendah di Bali
    Next Article Alasan Ekonomi Hingga Selingkuh, 69 Persen Perempuan Pilih Gugat Cerai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.