Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Omicron Hingga Kebijakan Larangan Ekspor Buat Rupiah Susah Bergerak
    Ekonomi

    Omicron Hingga Kebijakan Larangan Ekspor Buat Rupiah Susah Bergerak

    January 6, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Omicron Hingga Kebijakan Larangan Ekspor Buat Rupiah Susah Bergerak 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berpotensi mengalami tekanan hari ini. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini rupiah berada di level Rp 14.365 per dolar AS.

    Analis keuangan Ariston Tjendra mengungkapkan, pelemahan rupiah masih disebabkan oleh antisipasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat dan lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya.

    “Mungkin masih dalam tekanan hari ini terhadap dolar AS. Rupiah mungkin masih bisa melemah ke arah 14.400 dengan potensi support di kisaran 14.350,” kata Ariston kepada JawaPos.com, Kamis (6/1).

    Ariston menyebut, dalam notulen rapat yang dirilis dinihari tadi, Bank Sentral AS mengindikasikan akan menaikan suku bunga sebesar 75 basis poin di 2022 dan pasar berekspektasi the Fed akan memulainya di bulan Maret.

    Selain itu, para investor juga masih menyoroti perkembangan penularan Covid-19 kasus varian Omicron yang makin meluas. Bahkan angka penularannya terus mengalami peningkatan. “Penularan covid-19 yang terus meninggi di dunia juga menjadi kekhawatiran pasar yang bisa menekan aset berisiko,” imbuhnya.

    Sementara, dari faktor dalam negeri, Ariston menambahkan, kebijakan pemerintah yang melarang ekspor batubara di Januari tahun ini, bisa berpengaruh negatif ke surplus neraca perdagangan RI.

    “Ekspektasi surplus neraca perdagangan yang berkurang atau bahkan defisit, memberikan tekanan tambahan ke rupiah,” pungkasnya.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTolak PHK, Puluhan Kayawan dari Sejumlah Hotel “Nglurug” Gedung DPRD Badung
    Next Article Ketahui 5 Sisi Menarik dari Karakter Seseorang dengan Zodiak Aries
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.