Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Minyak Goreng Bersubsidi Potensial Ditimbun
    Ekonomi

    Minyak Goreng Bersubsidi Potensial Ditimbun

    January 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Minyak Goreng Bersubsidi Potensial Ditimbun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ekonom: Butuh Stabilisasi Pasokan dan Harga CPO untuk Industri

    JawaPos.com – Kenaikan harga komoditas minyak goreng diprediksi belum reda dalam waktu dekat. Sebab, harga crude palm oil (CPO) alias minyak kelapa sawit sebagai bahan baku diproyeksikan masih bertahan tinggi selama beberapa bulan ke depan.

    Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, harga minyak goreng diperkirakan bertahan di atas harga normal Rp 12.500 per liter.

    Itu terjadi selama harga CPO belum kembali ke level normal.

    Menurut dia, harga minyak goreng Rp 14.000 per liter diharapkan bisa menjadi harga keseimbangan baru di tengah harga CPO yang masih tinggi. Memang, belum semua masyarakat bisa merasakan minyak goreng kemasan sederhana dengan banderol Rp 14.000 per liter. Pemerintah pun mendorong penambahan suplai untuk pasar. Dari target 11 juta liter, baru sekitar 4 juta liter yang didistribusikan.

    ”Sebanyak 7 juta liter sisanya sebagian sudah dalam line distribusi, sebagian masih on going produksi. Karena memang produsen ini akhirnya harus membagi, produksi minyak goreng premium dan minyak goreng kemasan sederhana,” ujar Oke kepada Jawa Pos kemarin (6/1).

    Selain soal produksi yang harus extra-effort, menurut Oke, distribusi turut menjadi kendala. Di antara 70 industri minyak goreng yang dilibatkan pemerintah dalam pengadaan operasi pasar 11 juta liter minyak goreng, sebagian besar berada di Indonesia bagian barat. ”Distribusi ke timur ini yang masih diupayakan supaya lancar dan optimal. Apalagi sekarang biaya-biaya logistik sedang mahal, produsen pasti ingin seefisien mungkin,” urainya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKembangkan Ekspor Nasional, LPEI Optimalkan Suntikan dari APBN
    Next Article Polri Inisiasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Menko PMK Beri Apresiasi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.