Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kemasan Apik Tingkatkan Nilai Jual
    Ekonomi

    Kemasan Apik Tingkatkan Nilai Jual

    January 7, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemasan Apik Tingkatkan Nilai Jual 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    DENPASAR, BALIPOST.com – Ni Wayan Purnami Rusadi (30) sedang sibuk mengemas jamur hasil budi daya ketika Bali Post berkunjung ketiga kalinya. Emik, panggilan akrabnya tidak hanya melakukan budi daya, tapi juga mengolah pascapanen hasil jamurnya.

    Jamurnya diolah dalam bentuk jamur crispy, keripik, nugget, dan sosis, tergantung pesanan. Meski dilakukan pengolahan, Emik lebih banyak menjual dalam bentuk mentah namun dengan kemasan yang apik.

    Menurutnya, kemasan yang apik akan meningkatkan nilai jual. Begitulah pengolahan pascapanen yang ia pelajari di perguruan tinggi.

    Di hulu, ia menanam jamur dengan cara tanam dan perawatan nonkimia. Sehingga jamur yang dihasilkan lebih sehat, bebas dari bahan kimia.

    Ia memanfaatkan pekarangan teba sebagai tempat membuat kumbung atau rumah jamur. Dalam satu kumbung terdapat maksimal 1.000 baglog.

    Kemasan Apik Tingkatkan Nilai Jual 2
    Ni Wayan Purnami Rusadi memeriksa media untuk jamurnya di Denpasar, Rabu (5/1). (BP/eka)

    Sedangkan ia memiliki dua rumah jamur. Butuh waktu satu hingga tiga minggu untuk dapat memanen jamur tiram.

    Sekali panen ia bisa mendapatkan 2 kg jamur tiram per hari. Itupun fluktuatif.

    Menurutnya salah satu tantangan berbudi daya jamur tiram adalah hasil dari jamur tiram tidak sekaligus bisa didapatkan sehingga hasilnya pun tidak
    signifikan langsung besar. Hal inilah yang kerap membuat petani jamur tiram banyak yang tumbang. “Hasil yang fluktuatif itu yang membuat kita merasa
    budi daya jamur tiram tidak ada penghasilan atau tercampur dengan keuangan yang lain. Catatan ada tapi hasilnya tidak ada, itu karena hasilnya tidak
    bisa dijual dalam waktu yang sekaligus,” jelasnya.

    Saat memulai budi daya jamur tiram pada 2012, belum banyak yang mengembangkan. Namun begitu ia mulai mengembangkan dan melakukan edukasi ke mana-mana. “Tapi tidak sedikit juga yang akhirnya mundur karena faktor tadi, yaitu hasilnya tidak langsung kelihatan besar,” ujarnya.

    Dengan lahan yang terbatas di Kota Denpasar, ia memutar otak agar dapat mengembangkan pertanian. Salah satu solusi yang muncul di benaknya adalah memanfaatkan lahan teba yang saat itu digunakan
    untuk kandang bebek.

    Bagi warga di Kota Denpasar, teba, wilayah nista mandala dari rumah menjadi lahan yang strategis untuk pembuatan kubung (rumah jamur). Selain
    karena rimbun dengan pohon-pohon berbatang keras, tanah teba juga biasanya subur dan lembab, karena sampah organik diurai di sana oleh makhluk tanah. “Ada beberapa warga yang punya lahan teba bisa memanfaatkan jadi lebih produktif, kadang dulu teba dipakai buang sampah atau pelihara ternak, tapi ternyata ada komoditas lain yang bisa dikembangkan di teba yaitu jamur tiram,” ungkapnya.

    Bersama keluarganya, Emik bahu membahu merawat
    jamur tiram dan mengolahnya. Bahkan pandemi Covid-19 memang membuat permintaannya menurun sehingga produksi juga diturunkan.

    Namun ia tetap konsisten bertani jamur tiram. Masyarakat dapat membeli jamur tiram Bee Jamur di
    Banjar Denyeh, Jalan. A.Yani Utara, Denpasar, Bali atau via Instagram @beejamur.

    Konsistensinya mengembangkan pertanian di lahan
    kota inilah yang membuatnya penerima penghargaan
    K.Nadha Nugraha pada Rabu (5/1). Baginya, penghargaan tersebut merupakan motivasi baginya untuk terus bertani. “Pada awalnya diinformasikan
    dapat penghargaan, kaget tapi ini jadi motivasi buat saya,” ujarnya. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHarley-Davidson umumkan jajaran model baru 2022
    Next Article Ubah Paradigma Pertanian lewat “Smart Farming”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.