Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Komnas HAM: Kasus Wadas Berpotensi Timbulkan Konflik Sosial
    Lifestyle

    Komnas HAM: Kasus Wadas Berpotensi Timbulkan Konflik Sosial

    February 10, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Komnas HAM: Kasus Wadas Berpotensi Timbulkan Konflik Sosial 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menegaskan, Komnas HAM telah menangani kasus Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo sejak 2021 lalu. Dan melakukan pertemuan kepada semua pihak.

    “Kami sudah tangani kasus ini sejak tahun lalu, dan sudah berkali-kali bertemu dengan semua pihak,” ungkap Ahmad Taufan Damanik secara daring, Kamis (10/2/2022).

    Menurut dia, Komnas HAM berperan untuk memediasi semua pihak. Dan itu dilakukan ketika, Komnas HAM mendapatkan pengaduan dari dua kelompok warga Desa Wadas.

    “Mereka dari kelompok warga yang menolak penambangan batu andesit dan warga yang mendukung penambangan,” terangnya.

    Dikatakan dia, Komnas HAM selalu menawarkan dialog untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebab, ketegangan kasus tersebut sudah terjadi di tengah masyarakat.

    “Kami menawarkan mereka untuk berunding. Sebab, ketegangan masalah ini sudah terjadi di masyarakat,” ujarnya.

    “Kalau terjadi konflik sosial kelompok masyarakat yang pro dan kontra ini sangat berbahaya,” imbuhnya.

    Ia menyebut, Komnas HAM telah memediasi kedua pihak di Semarang. Namun sayangnya, saat itu kelompok yang menolak tidak bersedia hadir.

    “Kami pun kemudian melakukan pertemuan dengan kelompok yang menolak di masjid,” katanya.

    Ia mengaku optimistis permasalahan di Wadas bisa diselesaikan dengan dialog secara terbuka. Apalagi, sejak awal warga menginginkan kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk secara langsung melakukan dialog.

    “Kedatangan seorang pemimpin untuk menjemput warganya melakukan dialog, nilainya akan berbeda sekali. Dan saya optimistis masalah ini bisa diselesaikan dengan berdialog,” ungkapnya.

    Terkait aksi pengepungan Desa Wadas oleh TNI/ Polri, menurut dia, secara psikologis akan menimbulkan seolah-olah ada suasana genting. Apalagi ada tindakan represif dari aparat.

    “Dari awal sudah kami peringatkan kepada petugas aparat. Dan bila terjadi tindakan represif tidak terlalu serius,” katanya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSetelah Januari Turun Drastis, Harga Bitcoin Kembali Tembus USD45.000 Pekan Ini – KRJOGJA
    Next Article Ciptakan SDM Unggul, WBP Lapas Rangkasbitung Dibekali Pelatihan Pertanian
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    outfit nonton konser

    Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre

    July 18, 2026
    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.