Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Akibat Pandemi, Biaya Menjadi Pekerja Migran Semakin Mahal
    News

    Akibat Pandemi, Biaya Menjadi Pekerja Migran Semakin Mahal

    February 10, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Akibat Pandemi, Biaya Menjadi Pekerja Migran Semakin Mahal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dampak pandemi Covid-19 juga dirasakan para calon pekerja migran Indonesia (PMI). Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan di masa pandemi seperti sekarang, biaya untuk menjadi PMI bertambah besar.

    Di antara penambahan biaya yang paling besar untuk kepentingan karantina. Baik itu karantina jelang keberangkatan di Indonesia, maupun saat tiba di negara tujuan. Benny mencontohkan penempatan PMI di Korea Selatan (Korsel). Seperti diketahui negeri ginseng itu sudah mulai mulai membuka keimigrasiannya untuk PMI.

    Tetapi ternyata terdapat sekitar 6.000 calon PMI tujuan Korsel yang terhambat keberangkatannya. ’’Per (orang, Red) PMI dikenakan Rp 17 juta selama 10 hari karantina di Korea Selatan,’’ kata dia di Jakarta Kamis (10/2). Benny mengatakan angka karantina di Korsel itu menjadi besar, jika dikalikan 6.000 orang calon PMI yang tertunda keberangkatannya.

    Biaya tersebut belum menghitung biaya karantina dua hari di Jakarta. Selain itu juga ada biaya untuk Swab PCR dan sebagainya. Untuk itu dia berkirim surat kepada Kementerian Koordinator Perekonomian untuk memberikan perhatian kepada calon PMI melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    Benny mengatakan dalam kondisi normal, satu orang PMI membutuhkan modal atau biaya Rp 30 juta untuk keperluan persiapan keberangkatan ke negara tujuan. Angka ini menjadi sumber devisa yang besar, karena rata-rata dalam setahun ada 277 ribu orang PMI yang berangkat bekerja ke luar negeri.

    Meskipun begitu Benny bersyukur ada beberapa kebijakan baru untuk para PMI. Diantaranya adalah PMI bisa mengakses kredit usaha rakyat (KUR) langsung ke bank dengan bunga rendah 6 persen. kemudian plafon pinjaman dana KUR ditingkatkan sampai Rp 100 juta.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Hilmi Setiawan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRAN Rayakan 15 Tahun Kebersamaan Lewat Single Ini
    Next Article Rizky Febian-Putri Delina Kompak Memuji Sule
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.