Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Kasus Harian COVID-19 di Korsel Tembus 100 Ribu Orang
    International

    Kasus Harian COVID-19 di Korsel Tembus 100 Ribu Orang

    February 18, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kasus Harian COVID-19 di Korsel Tembus 100 Ribu Orang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kasus Harian COVID-19 di Korsel Tembus 100 Ribu Orang 2
    Para wanita mengenakan masker berjalan di distrik perbelanjaan di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19) di Seoul, Korea Selatan, Jumat (9/7/2021). (BP/Ant)

    SEOUL, BALIPOST.com – Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KDCA) menyebutkan bahwa kasus harian COVID-19 di Korea Selatan untuk pertama kalinya tembus dari 100.000 orang di tengah penularan varian Omicron. Namun, angka kematian relatif rendah di negara itu, dimana sebagian besar penduduknya sudah menjalani vaksinasi anti virus corona.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Jumat (18/2), KDCA mengatakan ada 109.831 kasus baru COVID-19 yang dilaporkan pada Kamis (17/2). Dengan kasus baru tersebut, jumlah total kasus di Korsel hingga kini tercatat 1.755.809 orang.

    Sementara itu, ada penambahan 45 orang yang meninggal sehingga jumlah keseluruhan kematian akibat COVID-19 di negara itu menjadi 7.283 jiwa. Pihak berwenang pada Jumat mengumumkan pembatasan jam operasi tempat usaha akan sedikit dilonggarkan, dari pukul 21.00 menjadi 22.00.

    Beberapa aturan masih dipertahankan, termasuk pembatasan jumlah orang yang boleh menghadiri pertemuan pribadi, kewajiban mengenakan masker di tempat umum, serta keharusan memiliki sertifikat vaksin untuk memasuki banyak tempat usaha.

    Aturan-aturan itu akan berlaku hingga setidaknya 13 Maret, kata para pejabat. Sebelumnya itu, yakni 9 Maret, Korea Selatan akan menggelar pemilihan presiden.

    Namun saat jumlah kasus melonjak, Korsel telah menurunkan strategi penelusuran dan karantina. Strategi itu sebelumnya membantu Korea Selatan siaga lebih dini menghadapi kemunculan gelombang kasus COVID-19.

    Sekarang, orang-orang yang terinfeksi virus corona –namun tidak terlalu banyak menunjukkan gejala atau tidak ada gejala sama sekali– dirawat di rumah sakit, bukan di fasilitas kesehatan.

    Hanya warga yang masuk dalam kelompok-kelompok prioritas yang bisa mendapatkan fasilitas tes PCR gratis. Yang lainnya harus terlebih dahulu melakukan tes cepat antigen untuk mendapatkan diagnosis awal.

    Sejumlah pakar memperkirakan bahwa jumlah kasus harian sebenarnya bisa mencapai dua kali lipat atau tiga kali liat. Tetapi, pihak berwenang mengatakan sejauh ini kasus-kasus yang muncul masih bisa ditangani dan angka kematian relatif rendah.

    Sedikitnya 59 persen dari 52 juta penduduk Korea Selatan telah menerima vaksin dosis booster (penguat). Secara keseluruhan, lebih dari 44 juta orang atau 86,2 persen penduduk sudah divaksin lengkap. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTerapkan Strategi BRIVolution 2.0, BRI Optimis Kredit UMKM Sentuh 85 Persen pada 2024 – KRJOGJA
    Next Article Fokus Literasi Keuangan dan Digital, Jumlah Investor Millenial Wealth Management BRI Meningkat 47 Persen – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.