Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»1,7 juta unit Honda bermasalah karena sistem pengereman
    Automotive

    1,7 juta unit Honda bermasalah karena sistem pengereman

    February 25, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    1,7 juta unit Honda bermasalah karena sistem pengereman 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) tengah menyelidiki sekitar 1.732.000 kendaraan Honda yang memiliki masalah pada pengaktifan sistem pengereman darurat otomatis di kendaraan Honda Accord (2018-2019) dan SUV Honda CR-V (2017-2019).

    Dikutip dari CarsCoops, Jumat, NHTSA menerima total 278 pengaduan termasuk 107 untuk Accord dan 171 untuk CR-V. Dalam enam kasus yang dilaporkan, terdapat sebuah insiden tabrakan yang melibatkan cedera ringan.

    Untuk kasus ini, banyak laporan datang dari para pengguna yang menyatakan bahwa sistem pengeraman ini dapat bekerja kapan saja meski dalam kecepatan tinggi walau di depan tidak ada penghalang apa-apa. Yang lebih berbahayanya lagi, hal itu terjadi tanpa adanya peringatan terlebih dahulu.

    “Dua kali dalam enam bulan terakhir, mengemudi di jalan pedesaan ke lingkungan kami, mobil itu menyalakan tanda rem di dasbor dan menginjak rem. Setelah menginjak pedal rem, mobil kembali ke kecepatan normal. Jalannya bersih, tanpa penghalang, tidak ada mobil di depan atau mobil yang datang dari arah lain,” kata salah satu pengguna Honda.

    Sistem pengereman darurat otomatis adalah perlengkapan standar pada model-model baru, terbukti cukup membantu dalam mencegah tabrakan. Namun, potensi aktivasi palsu dapat dengan mudah menyebabkan insiden, seperti tabrakan dari belakang.

    NHTSA membuka penyelidikan beberapa waktu yang lalu dan telah menerbitkan dokumen Evaluasi Awal pada Kamis pagi. Badan tersebut mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk “menentukan ruang lingkup dan tingkat keparahan masalah potensial dan sepenuhnya menilai potensi masalah terkait keselamatan”, memutuskan apakah itu akan menghasilkan penarikan atau tidak.

    Baca juga: Honda Indonesia segarkan New Accord, simak perubahannya

    Baca juga: Pemilik Accord dan Civic generasi pertama diganjar penghargaan Honda

    Baca juga: Honda Accord raih lima bintang dalam uji tabrak NCAP

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDari TPP Ngadat hingga Hasil Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali
    Next Article Ditemukan, Harga Minyak Goreng Mahal di Pasar Badung
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.