Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Miris, 21 Juta Bayi Perempuan India Tak Diinginkan Kelahirannya
    News

    Miris, 21 Juta Bayi Perempuan India Tak Diinginkan Kelahirannya

    January 30, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Miris, 21 Juta Bayi Perempuan India Tak Diinginkan Kelahirannya

    Ilustrasi: seorang perempuan aksi keperdulian maraknya pemerkosaan massal di India

    Jakarta – Lebih dari 21 juta bayi perempuan di India tak dinginkan kelahirannya. Para kepala rumah tangga lebih milih memiliki anak laki-laki, menurut sebuah laporan pemerintah.

    Sebuah perkiraan yang dirilis sebagai bagian dari survei ekonomi tahunan India menemukan, rata-rata orang tua India akan terus melahirkan hingga mendapakan anak laki-laki.

    Akibatnya, sekitar 21 juta anak perempuan yang tidak diinginkan kelahirannya sering menerima lebih sedikit makanan dan pendidikan daripada saudara laki-laki mereka.

    Penelitian juga menghitung 63 juta wanita “hilang” dari populasi India karena aborsi selektif janin perempuan, penyakit, kelalaian dan nutrisi yang tidak memadai.

    “Kami tahu bahwa rasio jenis kelamin di India sangat condong,” kata penasihat ekonomi India Arvind Subramanian, dikutip dari UPI, Selasa (30/1).

    Menurut laporan tersebut, beberapa faktor ekonomi menjadi pertimbangan tidak diinginkannya anak perempuan. Yakni, mewariskan properti ke anak laki-laki, pihak wanita yang harus membayar mas kawin untuk pernikahan anak perempuan dan wanita yang pindah ke rumah suami mereka setelah menikah.

    Rasio jenis kelamin untuk seluruh negara bagian di India memburuk bahkan terus melejit. Orang kaya Punjab dan Haryana paling terpengaruh dengan perbandingan 1.200 anak laki-laki per 1.000 anak perempuan pada anak-anak di bawah usia 7 tahun.

    Menurut laporan tersebut, keuntungan ekonomi juga menyebabkan persentase lapangan kerja untuk perempuan merosot dari 36 persen pada tahun 2005-06 menjadi 24 persen pada tahun 2015-2016. Sebab,  pendapatan laki-laki meningkat, memungkinkan perempuan untuk melakukan kegiatan non-kerja seperti mengasuh anak.

    TAGS : India Perempuan Laki-laki

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28488/Miris-21-Juta-Bayi-Perempuan-India-Tak-Diinginkan-Kelahirannya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGegara Bom Kabul, Trump Tolak Dialog dengan Taliban
    Next Article Ini Syarat Orang Asing Bisa Tinggal Lama di China
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.