Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Hippindo Sebut Sudah Pakai PPN 11 Persen, Masih Harga Lama
    Ekonomi

    Hippindo Sebut Sudah Pakai PPN 11 Persen, Masih Harga Lama

    April 3, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hippindo Sebut Sudah Pakai PPN 11 Persen, Masih Harga Lama 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tarif pajak pertambahan nilai (PPN) naik dari 10 persen menjadi 11 persen. Hal tersebut merupakan ketentuan dari Undang-Undang Nomor 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

    Terkait hal ini, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah mengatakan bahwa pihaknya telah menerapkan kebijakan PPN 11 persen untuk barang-barang yang terkena pajak.

    “Kami sudah men-charge PPN 11 persen, paling tidak ada kenaikan 1 persen dari invoice. Jadi waktu beli barang harga ditambah PPN 11 persen, ada kenaikan itu, sudah pasti,” ujar dia ketika dihubungi JawaPos.com, Minggu (3/4).

    Terkait dengan kenaikan harga imbas dari penerapan aturan itu, kata dia hal tersebut masih dilakukan penyesuaian. Artinya, saat ini pihaknya masih menjual pada harga yang sama.

    “Naik atau tidak (harga barang, Red) dari supplier, tapi karena stok lama masih ada (harga tak naik, Red). Jadi dari peritel itu tidak serta merta langsung naik,” ucap dia.

    Apabila kebijakan ini membuat supplier meningkatkan harga jual barang yang terkena PPN, maka pihaknya pun juga akan menaikkan harganya ditingkat konsumen.

    “Jadi pada saat supplier menaikkan harga, kami otomatis akan mengecek perlu dinaikkan atau tidak, atau naik sebagian,” jelasnya.

    Untuk minggu-minggu awal, Hippindo masih akan melakukan pemantauan terhadap kenaikan harga dari supplier. Akan tetapi, yang pasti harga tidak akan naik selama stok lama masih ada.

    “Karena menjelang lebarang ini kami melakukan stok, jadi stoknya saya rasa cukup, karena rata-rata menyiapkannya sampai nanti Mei, kami biasa melakukan penyetokan untuk menghadapi peningkatan pembelian,” tandas Budi.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTugaskan Bulog Kendalikan Harga Kedelai, Telur, dan Daging Ayam
    Next Article 3 Cara Bergaya ala Kaum Urban di New York dengan Jaket dan Celana
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.