Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Cerita Mantan Kurir Setnov Soal Uang Rp2,5 Miliar
    News

    Cerita Mantan Kurir Setnov Soal Uang Rp2,5 Miliar

    February 16, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Cerita Mantan Kurir Setnov Soal Uang Rp2,5 Miliar

    Ketum Golkar Setya Novanto saat menjalani sidang kasus korupsi KTP elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta. (Anadolu)

    Jakarta – Mantan kurir Setya Novanto, Abdullah alias Wahab mengaku pernah diperintahkan menukar bank note atau devisa tunas dalam pecahan dolar Singapura dengan nilainya setara Rp2,5 miliar di gerai money changer.

    Uang tukaran itu, dikemas dalam kardus rokok dan setelah itu diserahkan kembali kepada Setnov. “Kalau kardus rokok ya sekitar Rp2,5 miliar pak, saya serahkan ke pak Novanto di rumah,” kata Abdullah saat menjadi saksi Setnov di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (15/2).

    Tak hanya itu saja, Abdullah juga pernah mencairkan deposito milik mantan Ketua DPR RI sebanyak Rp21 miliar. Tapi uang itu, ujar Abdullah disuruh transfer ke rekening milik Sekretaris Setnov bernama Kartika Wulan Sari.  “Seingat saya uang dari hasil pencairan deposito pak Novanto,” kata dia.

    “Kenapa dimasukin (uang) ke rekening mbak Wulan,” tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Abdul Basir.

    Abdullah menjawab, “Saya ikutin perintah mbak Wulan saja.”

    Jaksa Basir bertanya lagi, “kalau logika akal sehat saya. Kalau saya yang nyuruh mencairkan deposito, saya akan kasih uang cash ke pak Novanto. lagian kenapa uangnya ditransfer ke mbak Wulan?”

    “Mungkin untuk pengeluaran yang lainnya,” ujar Abdullah.

    Dengan jawaban itu, Jaksa Basir menganggap keterangan Abdullah dikaitkan ada pencucian uang. “Gitu ya? Keterangan saudara menambah daftar panjang muter-muter duit di persidangan ini. Saya kok mencium bau-bau pencucian uang,” katanya.

    Dalam kasus ini, Setnov didakwa melakukan korupsi proyek e-KTP bersama sejumlah pihak. Setnov juga disebut menerima uang sebesar US$7,3 juta dan jam tangan merk Richard Mille dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini.

    TAGS : Setya Novanto E-KTP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/29256/Cerita-Mantan-Kurir-Setnov-Soal-Uang-Rp25-Miliar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDonor Internasional Diminta Bantu Rekonstruksi Irak
    Next Article Dua Hacker Rusia Dihukum Penjara di AS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.