Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Putri Suastini Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022
    Ekonomi

    Putri Suastini Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022

    April 29, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Putri Suastini Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Putri Suastini Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022 2
    Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster resmi menutup penyelenggaraan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Kamis (28/4). (BP/Ist)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster resmi menutup penyelenggaraan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Kamis (28/4) siang. Penutupan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 3 Tahun 2022 ini dimeriahkan dengan penampilan peragaan busana dari ASN di lingkungan Dinas Pariwisata Provinsi Bali serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali.

    Istri Gubernur Bali, Wayan Koster ini mengapresiasi atas dukungan dari pemerintah, para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota se Bali atas dukungannya terhadap keberadaan IKM/UMKM Bali. Sehingga IKM/UMKM terdorong cepat dan termotivasi untuk terus berkarya dan berkreasi. Dukungan nyata terhadap program Dekranasda Provinsi Bali ini sebagai wujud sinergitas bersama dalam upaya menjaga kelestarian kain tenun Bali.

    Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini, mengatakan dewasa ini permasalahan besar sedang dihadapi industri sandang Bali. Yaitu, terpuruknya industri kerajinan tenun Bali. Hal ini disebabkan karena adanya kesalahan kelola dan pola dalam menerapkannya. Kain tenun yang mestinya beragam sering sekali dibuat seragam. Selain itu, penenunnya dibiarkan orang luar Bali yang membuatnya lalu menjualnya ke Bali dan konsumen kita tidak tahu lalu membeli dan menggunakannya.

    Hal ini tentu saja akan berdampak signifikan terhadap keberadaan penenun Bali. Di samping juga pasar dikuasai produk luar, sehingga ekonomi Bali juga tidak akan kuat karena pasar lokal dikuasai produk luar. “Untuk itu, kita tidak boleh lalai dan menelantarkan warisan nenek moyang kita, Tenun Bali harus kembali berjaya karena Bali sangat kaya akan ragam tenun. Disampng itu, tenun kita sudah memilki Hak Kekayaan Komunal, sehingga sudah memilki payung hukum dan diakui keberadaannya,” ujar Putri Suastini Koster.

    Bunda Putri mengajak agar kita semua membangun kesadaran bersama akan tugas dan tanggung jawab bersama dalam melestarikan warisan leluhur. Kita harus berdamai dengan diri kita sendiri dan mengendalikan urusan bisnis. Jangan semata-mata hanya mengejar untung dan melupakan tugas pokok untuk melestarikan. Untuk itu, Bunda Putri meminta agar para pedagang dan pelaku UMKM ketika berjualan agar mengambl kain tenun dari para perajin kita di Bali. “UMKM jangan hanya mengejar keuntungan semata tetapi turut serta mengedukasi masyarakat untuk menggunakan kain tenun bukan buatan pabrik. Pelaku UMKM juga didorong untuk mampu menguasai pasar lokal, lalu merambah ke pasar nasional dan menjajaki pasar international. Jangan sampai konsumen lokal tidak tahu dan tidak paham akan produk hasil kerajinan daerahnya sendiri,” tegasnya.

    Lebih jauh dikatakan, permasalahan industri sandang di Bali sesungguhnya sudah terjadi puluhan tahun. Namun tidak ada yang menyadari akan hal ini. “Beruntunglah, Bapak Gubernur Bali Wayan Koster melaui Visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali mengingatkan kita kembali apa yang akan tergerus dan akan bisa hilang kedepannya karena perlakuan kita terhadap warisan nenek moyang. Untuk itu mari lakukan tugas kita bersama melestarikan warisan leluhur. Masyarakat Bali harus ingat akan tugas kita bersama melestarkan dan mengajegkan warisan nenek moyang,” tandasnya.

    Untuk itu, Ny. Putri Suastini Koster juga meminta agar di setiap acara ataupun even yang diselenggarakan di Bali, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional selalu menghadirkan peragaan busana berbahan kain tenun. Di samping juga menampilkan budaya lainnya, seperti tari tarian serta pertunjukkan budaya Bali lainnya. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAntisipasi Libur lebaran, BRI Himbau Bertransaksi Cashless – KRJOGJA
    Next Article Utamakan Kebutuhan Nasional, Mendag Terbitkan Aturan Larang Ekspor
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.