Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Hipmi Dukung WFH Usai Lebaran, Asal Karyawan Tetap Produktif
    Ekonomi

    Hipmi Dukung WFH Usai Lebaran, Asal Karyawan Tetap Produktif

    May 9, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hipmi Dukung WFH Usai Lebaran, Asal Karyawan Tetap Produktif 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menyetujui usul Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi ASN untuk mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2022.

    Tjahjo menyarankan seluruh instansi pemerintahan untuk dapat mengatur jadwal WFH bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) selama sepekan, mulai Senin (9/5). Waktu tersebut juga dapat digunakan untuk isolasi mandiri setelah mudik.

    Mengenai hal itu, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Mardani H. Maming menyampaikan dukungan atas kebijakan tersebut. Sebab, WFH juga merupakan gaya baru dalam melaksanakan kerja masa kini.

    “Ini menjadi role model gaya baru dalam bekerja implementasikan inovasi dan teknologi dalam kehidupan kita. Sangat menjawab kemacetan arus balik dan insya Allah menjadi solusi. Terobosan-terobosan seperti ini perlu dilakukan,” terang dia dalam keterangannya, Senin (9/5).

    Menurutnya, kebijakan kerja remote atau WFH sepekan setelah Lebaran efektif bagi perusahaan saat kembali menjalankan rutinitas. Sebab, para karyawan juga telah terbiasa menerapkan sistem tersebut.

    “Harusnya tetap efektif, karena kami dalam dua tahun ini dilanda pandemi Covid-19 yang dipaksa harus menggunakan teknologi informasi dalam bagian pekerjaan. Semoga ini tidak mengurangi efektivitas perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya,” ucapnya.

    Menurutnya, yang perlu menjadi perhatian perusahaan adalah key performance indicator (KPI) harus jelas. Jangan sampai karyawan karena bekerja dari rumah malah tidak menunaikan tugasnya.

    “Ini yang menjadi tantangan kita bersama meski tidak hadir secara fisik tapi bisa men-deliver dengan baik pekerjaan yang ada di kantor atau perusahaan. Negara maju sudah mulai mengimplementasikan WFH pasca-Covid ini,” tutup Mardani.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePorsi CASA Konsisten Meningkat, Biaya Dana BRI Semakin Efisien – KRJOGJA
    Next Article Hyundai akan buat pabrik LNG, sediakan pasokan listrik kurangi emisi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.