Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bali Harus Waspadai Penyakit Mulut dan Kuku, Risikonya Sangat Tinggi
    Ekonomi

    Bali Harus Waspadai Penyakit Mulut dan Kuku, Risikonya Sangat Tinggi

    May 14, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bali Harus Waspadai Penyakit Mulut dan Kuku, Risikonya Sangat Tinggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bali Harus Waspadai Penyakit Mulut dan Kuku, Risikonya Sangat Tinggi 2
    Seorang warga membersihkan kandang ternak babinya di Denpasar. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menjangkiti ternak di Jawa Timur. Bali sebagai pulau terdekat harus mewaspadainya karena risikonya sangat tinggi.

    Menurut Ahli Virologi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, penyakit ini sangat mudah menyebar, bahkan bisa menyebar lewat angin. Dengan PMK sudah ditemukan di Jawa Timur pada bulan April, artinya penyebarannya sudah sangat banyak.

    Penyakit ini bisa menyebar melalui hewan yang dilalulintaskan ataupun daging dari skala industri maupun skala rumah tangga. Apalagi, hampir di setiap meter pantai di Bali, bisa sebagai tempat berlabuh jukung dari luar Bali yang juga menjadi  lalu lintas perdagangan.

    Jika melihat kondisi ini, menurutnya, risiko penyebaran PMK di Bali sangat tinggi. Bahkan sekarang ada kecurigaan, kasus yang dipelajari, sudah ada di Lombok. “Tentu risiko PMK masuk Bali sangat tinggi sekali. Apalagi setiap meter pantai di Bali, bisa menjadi tempat berlabuh jukung,” kata Mahardika, Jumat (13/5)..

    Begitu PMK Masuk Bali, dia menyebut akan sulit dikendalikan, karena di Bali banyak ada babi. Dari data yang ada, Babi ini disebutnya sebagai amplifier host (inang penguat) untuk penyakit ini.

    Udara pernapasan pada babi, membawa virus sampai 1.000 kali lebih banyak, dibandingkan sapi, kambing, dan domba. “Risiko PMK masuk Bali sangat tinggi sekali. Mengingat di Bali banyak babi. Karena, lebih banyak virus di dalam udara pernapasan babi,”  ucapnya.

    Terkait penularan PMK, dapat melalui banyak cara. Penularan menurutnya bisa melalui hewan ke hewan, juga kemungkinan ada lalu lintas dari pulau. Meski tidak dari pelabuhan tidak resmi, bisa masuk dari pelabuhan resmi bersama daging olahan.

    Penyakit ini bersifat zoonosis, dengan gejala ringan. Seperti melepuh ringan, demam ringan. Penularan ini juga bisa melalui manusia ke peternakan baru, dalam arti, Orang bisa menjadi media perantara.

    Penyakit ini, kata dia tidak membunuh fatal hewan, karena dari data, angka kematian di bawah 5 persen. Jadi, cenderung yang mati itu hanya hewan muda.

    Yang masalah dari PMK ini, terjadi penurunan produksi yang luar biasa, begitu juga hewan menjadi kurus, produksi susu berhenti atau menurun 50 persen dan sebagainya. Yang terlihat dari PMK ini adalah penurunan produksi yang luar biasa dan larangan ekspor.

    Yang harus dilakukan peternak di Bali, kalaupun nanti vaksin ada, tetap saja sebelum dideklarasikan sebagai negara bebas, tidak bisa melalulintaskan produk peternakan, terutama ruminansia dan  babi. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat, begitu ada gejala melepuh pada mulut, perdarahan atau sariawan pada hewan, kemudian pincang, itu harus segera dilaporkan.

    Hewan itu tidak boleh pergi kemanapun, dan harus tetap di kandang. Dinas terkait harus segera melokalisir wilayah untuk mengantisipasi penularan lebih luas. “Begitu ada kasus lepuh, harus segera ditutup wilayahnya, untuk mengantisipasi penyebaran dan menekan kerugian lebih besar. Untuk di Bali, belum terpantau apakah sudah ada, namun risikonya sangat tinggi karena bisa menyebar lewat angin. Termasuk juga bisa melalui perantara lalat dan nyamuk. Ini penyebarannya sangat mudah sekali,” katanya mengingatkan. (Yudi Karnaedi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTujuh perusahaan tarik hampir 12 ribu kendaraan karena perangkat lunak
    Next Article Dari Sopir Ambulans Ditahan hingga Truk Angkut BBM Tabrak Jembatan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.