Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Larangan Ekspor Gandum India Bisa Bawa Petaka Pangan di RI
    Ekonomi

    Larangan Ekspor Gandum India Bisa Bawa Petaka Pangan di RI

    May 15, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Larangan Ekspor Gandum India Bisa Bawa Petaka Pangan di RI 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah India menerapkan kebijakan pelarangan ekspor gandum. Salah satu alasannya adalah untuk menjaga ketahanan pangan domestik, pasalnya gelombang panas tengah terjadi di India yang membuat ratusan hektar tanaman gandum gagal panen.

    Mengenai hal itu, Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menuturkan bahwa kebijakan tersebut memiliki dampak negatif terhadap kestabilan pangan dalam negeri. Sebab, India merupakan produsen gandum nomor terbesar di dunia setelah Tiongkok dengan kapasitas produksi 107,5 juta ton.

    “Sementara Indonesia mengimpor gandum tiap tahun sebesar 11,7 juta ton atau setara USD 3,45 miliar. Angka impor nya naik 31,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Jadi kalau India melakukan proteksionisme dengan larang ekspor gandum, sangat berisiko bagi stabilitas pangan didalam negeri,” terang dia kepada JawaPos.com, Minggu (15/5).

    Apalagi, saat ini harga gandum di pasar internasional telah naik sebesar 58,8 persen dalam satu tahun terakhir. Tentunya aturan ini akan menekan daya beli masyarakat yang baru saja kembali pulih akibat pandemi Covid-19.

    Menurutnya, pengusaha harus segera mencari sumber alternatif gandum. Untuk itu, pemerintah harus segera mempersiapkan strategi untuk mitigasi berlanjutnya ekspor gandum India.

    “Pengusaha disektor makanan minuman dan pelaku usaha ternak perlu berkoordinasi mencari jalan keluar bersama dengan pemerintah,” tandas dia.

    Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri India mengatakan, pengiriman atau permintaan baru telah dilarang per 13 Mei. Sekretaris Kementerian Urusan Konsumen, Pangan dan Distribusi Umum Sudhanshu Pandey mengatakan harga gandum lokal yang tinggi mendorong larangan tersebut, kebijakan ini pun diharapkan dapat menurunkan harga.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleToyota Venza 2023 diluncurkan dalam edisi Nightshade
    Next Article Perekonomian RI Berangsur Pulih, Waspadai Kondisi Global
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.