Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Akibat Pasokan Minim, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu Perkilogram
    Ekonomi

    Akibat Pasokan Minim, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu Perkilogram

    June 20, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Akibat Pasokan Minim, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu Perkilogram 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Akibat Pasokan Minim, Harga Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu Perkilogram 2
    Mahal- Harga cabai rawit merah masih mahal dipasaran. (BP/Nan)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Harga cabai rawit di pasaran sampai saat ini masih sangat tinggi. Mahalnya harga cabai ini diduga akibat minimnya pasokan cabai yang dihasilkan dari petani. Kondisi itu, membuat warga mengeluh.

    Seorang pedagang di Pasar Amlapura Timur, Maharas mengungkapkan, kalau sampai saat ini harga cabai rawit merah masih cukup mahal. Harga cabai rawit terus mengalami kenaikan setiap harinya. “Sekarang harga cabai rawit merah terus naik. Kemarin harga cabai tembus Rp100 ribu perkilogram, dan sekarang Rp 85 ribu perkilogram,” ucapnya.

    Maharas menjelaskan, belum stabilnya harga cabai diduga akibat minimnya pasokan dari para petani, khusunya petani Bungaya. Dan dirinya kurang tahu pasti, apa yang membuat pasokan dari wilayah Bungaya minim, apakah karena gagal panen atau yang lainnya. “Biasanya saya dapat pasokan cabai dari wilayah Bungaya, tapi sekarang saya ambil cabai dari wilayah Culik,” katanya.

    Hal senada juga diutarakan pedagang lainnya, Ni Nyoman Sari. Dia mengakui kalau harga cabai masih sangat tinggi. Kondisi itu membuat tingkat penjualan cabai menurun. Tak hanya cabai yang mahal, jelas Sari, harga harga tomat juga sangat tinggi saat ini, yang mencapai Rp 20 ribu perkilogram. “Akibat situasi ini, penjualan menurun. Karena pembeli mengurangi membeli cabai,” jelasnya.

    Sementara itu, pembeli Ariningsih, menjelaskan, dirinya tak tahu kenapa harga cabai masih mahal. “Semoga saja harga cabai segera turun,” harapnya. (Eka Prananda/Balipost).

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBRI Terus Tingkatkan Bisnis Wealth Management
    Next Article Hilmar Usulkan Jalur Rempah ke Warisan Dunia Unesco pada 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.