Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Krisis Biaya Hidup Buat Negara Terjerumus Kemiskinan Ekstrem
    International

    Krisis Biaya Hidup Buat Negara Terjerumus Kemiskinan Ekstrem

    July 7, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Krisis Biaya Hidup Buat Negara Terjerumus Kemiskinan Ekstrem 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Krisis Biaya Hidup Buat Negara Terjerumus Kemiskinan Ekstrem 2
    UN Assistant Secretary-General & Director UNDP Crisis Bureau Asako Okai (tengah), Global Director Urban Disaster Risk Management, Resilience, & Land Global Practice World Bank Sameh Wahba (kedua kiri), Chief of Branch for the Intergovernmental Processes, Interagency Cooperation and Partnership UNDRR Paola Albrito (kedua kanan), Direktur UNDRR Ricardo Mena (kiri), dan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan (kanan) berfoto bersama pada penutupan World Reconstruction Conference 5 (WRC5) dalam rangkaian Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (24/5/2022). (BP/Ant)

    LONDON, BALIPOST.com – Berdasarkan laporan Program Pembangunan PBB (UNDP), Kamis (7/7), krisis biaya hidup membuat 71 juta orang di negara-negara miskin terjerumus ke dalam kemiskinan ekstrem. Administrator UNDP Achim Steiner mengatakan analisis terhadap 159 negara berkembang menunjukkan bahwa kenaikan harga sejumlah komoditas penting tahun ini telah menjalar ke sebagian wilayah Afrika Sub-Sahara, Balkan, Asia dan lainnya.

    UNDP mendesak agar tindakan khusus dilakukan. Badan PBB itu berusaha mencari bantuan tunai untuk diberikan secara langsung kepada penduduk paling rentan.

    UNDP juga ingin agar negara-negara yang lebih kaya dapat memperpanjang dan memperluas Inisiatif Penangguhan Layanan Utang (DSSI) yang mereka buat untuk membantu negara-negara miskin selama pandemi. “Krisis biaya hidup ini menjerumuskan jutaan orang ke dalam kemiskinan dan bahkan kelaparan, dengan kecepatan yang menakjubkan,” kata Steiner.

    “Dengan (kondisi) itu, ancaman kerusuhan sosial meningkat dari hari ke hari,” katanya.

    Institusi semacam PBB, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional menetapkan sejumlah “garis kemiskinan”. Penduduk digolongkan sebagai orang miskin jika mereka hidup sehari-hari dengan uang kurang dari 1,90 dolar AS (sekitar Rp28.500) di negara berpendapatan rendah, 3,20 dolar di negara berpendapatan sedang paruh bawah, dan 5,50 dolar di negara berpendapatan sedang paruh atas.

    “Kami memperkirakan krisis biaya hidup saat ini akan mendorong lebih dari 51 juta orang ke dalam kemiskinan ekstrem dengan 1,90 dolar per hari, dan 20 juta orang lainnya dengan 3,2 dolar per hari,” tulis laporan itu.

    Laporan itu juga memperkirakan krisis akan membuat sekitar 1,7 miliar penduduk dunia menjadi miskin. Disebutkan pula bahwa pemberian bantuan tunai di sejumlah negara akan lebih “adil dan rendah biaya” daripada subsidi harga bahan bakar dan pangan yang lebih banyak dinikmati oleh masyarakat menengah ke atas. “Dalam jangka panjang mereka (subsidi) mendorong ketidakadilan, kian memperparah krisis iklim, dan tidak segera dirasakan dampaknya,” kata Kepala Penanganan Kebijakan Strategis UNDP George Gray Molina.

    Dua tahun pandemi juga telah menunjukkan bahwa negara-negara yang dilanda krisis finansial memerlukan bantuan komunitas global untuk mendanai skema ini.

    Mereka bisa melakukannya jika DSSI yang dirintis oleh G20 diperpanjang hingga dua tahun lagi dan diperluas jangkauannya agar bisa dinikmati setidaknya oleh 85 negara dari 73 negara saat ini, kata Molina. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAustralia Perluas Pemberian Dosis Keempat Vaksin Covid-19
    Next Article Presiden Anugerahkan 12 Satyalencana Wira Karya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.