Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kekasih Terima Ancaman Pembunuhan Sepekan Sebelum Brigadir J Tewas
    News

    Kekasih Terima Ancaman Pembunuhan Sepekan Sebelum Brigadir J Tewas

    July 25, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kekasih Terima Ancaman Pembunuhan Sepekan Sebelum Brigadir J Tewas 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kekasih Brigadir Joshua atau Brigadir J, Vera Simanjuntak, mengungkap Brigadir J menerima ancaman pembunuhan. Ancaman itu terjadi seminggu sebelum tewasnya Brigadir J.

    Kekasih Brigadir Joshua atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Vera Simanjuntak, sempat bercerita kekasihnya mendapat ancaman pembunuhan sebelum tewas di rumah Irjen Ferdy Sambo.

    Cerita Vera Simanjuntak ini diungkap oleh pengacara Vera yaitu Ramos Hutabarat. Ramos menuturkan dirinya mendapat cerita langsung dari kliennya.

    Berdasarkan pengakuan kekasih Joshua Simanjuntak ini, ancaman itu diterima Brigadir Joshua sepekan sebelum tewas. “Kalau untuk ceritanya itu (ancaman pembunuhan), jadi memang ada diceritakan, tetapi sejak kapannya itu ada sekitar satu minggu-an lah ada pembicaraan-pembicaraan yang memang mengarah ke sana,” kata Ramos Hutabarat kepada wartawan usai mendampingi Vera menjalani pemeriksaan di Polda Jambi, Minggu (24/7).

    Ramos mengatakan percakapan terakhir antara Vera Simanjuntak dan Brigadir J terjadi pada Jumat (8/7) sekitar pukul 16.43 WIB. Sementara klaim pihak kepolisian, Brigadi Joshua tewas pada Jumat (8/7) sekitar pukul 17.00 WIB di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo. “Terakhir percakapan itu pada pukul 16.43, hari Jumat tanggal 8 Juli,” ujar Ramos Hutabarat seperti dikutip PojokSulsel (Jawa Pos Group), Senin (25/7).

    Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir Joshua, Kamarudin Simanjuntak mengklaim telah menemukan rekaman elektronik terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua.

    Dalam jejak digital yang ditemukan Kamarudin Simanjuntak itu, Brigadir Joshua terlihat ketakutan dan menangis. Kamarudin menyebut rekaman elektronik atau jejak digital yang menunjukkan Brigadir Joshua ketakutan dan menangis itu terjadi pada Juni 2022 lalu. “Itu rekaman elektronik teknisnya akan kami ungkap nanti,” kata Kamarudin, Minggu (24/7).

    “Satu hal yang perlu diinformasikan adalah kami sudah menemukan jejak digital dugaan pembunuhan berencana, artinya ada rekaman elektronik,” tegas Kamarudin pengacara keluarga Brigadir Joshua ini.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKang Emil ke Baim Wong Soal Polemik CFW: Pendaftaran HAKI Dicabut Saja
    Next Article 3 Zodiak Ini Sering Ngambek dan Tak Dewasa dalam Percintaan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.