Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tuntutan Novanto Sebut Korupsi e-KTP Bercitarasa Pencucian Uang
    News

    Tuntutan Novanto Sebut Korupsi e-KTP Bercitarasa Pencucian Uang

    March 29, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tuntutan Novanto Sebut Korupsi e-KTP Bercitarasa Pencucian Uang

    Terdakwa Setya Novanto pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi E-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

    Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang melibatkan Setya Novanto bercitarasa pencucian uang. Hal itu berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

    Demikian terungkap saat jaksa KPK membacakan uraian surat tuntutan terhadap terdakwa korupsi e-KTP, Setya Novanto setebal 2415 halaman, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/3/2018).

    Dalam persidangan terungkap  fakta metode baru untuk mengalirkan uang hasil kejahatan dari luar negeri tanpa melalui sistem perbankan nasional. Hal itu ditenggarai untuk menghindari  deteksi pengawas otoritas keuangan di Indonesia.

    “Untuk itu tidak berlebihan rasanya, jika penuntut umum menyimpulkan inilah korupsi bercitarasa tindak pidana pencucian uang,” ungkap Jaksa Irene Putri.

    Praktik rasuah ini bahkan melintasi enam negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Mauritius, India, Singapura, dan Hongkong. ‎‎Hal tersebut yang membuat perjalanan aliran uang panas dalam kasus ini harus berliku.

    ‎Tak hanya itu, ‎Novanto merupakan politisi dengan pengaruh kuat dan seorang pelobi ulung. Novanto pun disebut-sebut turut terlibat dalam kasus korupsi yang lain.

    “Pelaku yang diajukan penuntut umum ke muka persidangan ini adalah seorang politisi yang mempunyai pengaruh yang kuat, pelobi ulung, meskipun namanya kerap disebut-sebut dalam beberapa skandal korupsi sebelumnya serta santun,” ujar Jaksa Irene.

    Selain memiliki pengaruh kuat, Jaksa Irene juga menyebut sebagai pelaku kejahatan `kerah putih` yang biasanya  mereka dikenal sebagai orang yang baik, santun dan pandai bergaul. “Meskipun dilihat dari pendekatan kriminologi, karakteristik pelaku white collar crime kebanyakan mereka dikenal sebagai orang baik, supel, pintar bersosialosasi,” ujar Jaksa Irene.

    Guna mengungkap keterlibatan Novanto,‎ KPK harus menghadirkan 80 saksi dan 9 ahli untuk mengungkap proses penerimaan uang Novanto yang menggunakan pendekatan jual-beli saham serta kegiatan tukar-menukar uang asing. Mereka harus menghadirkan sejumlah pejabat negara, baik pejabat eksekutif maupun legislatif, pengusaha money changer, serta advokat untuk membuktikan proses aliran e-KTP.

    Kemudian jaksa mendengarkan 4 saksi ade charge dan 3 ahli a de charge untuk membantu penanganan kasus e-KTP.  KPK juga perlu menggunakan bukti surat sekitar 264 lembar dan sekitar 122 bukti petunjuk untuk membuktikan keterlibatan Novanto dalam kasus korupsi e-KTP.

    Dalam pembacaan tuntutan, KPK berterima kasih kepada otoritas luar negeri yang membantu pengungkapan kasus e-KTP. Pengungkapan kasus ektp dengan terdakwa Setya Novanto pun memperkuat indikasi pemberantasan korupsi secara internasional.

    “Kerja sama internasional dalam penanganan korupsi juga menjadi pesan bagi semua bahwa tiada tempat bagi pelaku dan hasil kejahatan meskipun di luar negeri sekalipun. Karena itu, you can run but you cant ride,” ucap jaksa Irene.‎
    ‎
    Penanganan kasus korupsi e-KTP disebut jaksa sebagai perkara lari marathon. Mereka berpandangan penanganan e-KTP perlu kecepatan, ketepatan, dan ketahanan diri yang tinggi untuk pengungkapan e-KTP. KPK berjanji pengungkapan kasus ini tak akan berhenti pada Setya Novanto.
    ‎
    “Oleh karena itu dapat dipastikan kami tidak akan kehabisan energi untuk terus melakukan pengusutan sengkarut perkara a quo yang pada saat ini baru memasuki tahap awal dari sebuah permulaan,” tandas dia.‎
    ‎‎‎
    JPU KPK sebelumnya mendakwa Novanto menerima hadiah terkait proyek pengadaan e-KTP berupa uang sebesar US$7,3 juta. Uang itu sebagai jatah lantaran Novanto telah membantu pemulusan anggaran proyek e-KTP.

    Novanto juga disebut mendapat jam tangan merk Richard Mille dari pengusaha Andi Narogong dan Johannes Marliem. Jam seharga miliaran rupiah itu diberikan saat hari ulang tahun Novanto, pada November 2012 lalu. Jaksa menduga pemberian jam mewah itu masih berkaitan dengan campur tangan Novanto dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

    Atas perbuatan itu, Jaksa mendakwa Novanto melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    TAGS : Setya Novanto Kasus Korupsi Terdakwa E-KTP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/31427/Tuntutan-Novanto-Sebut-Korupsi-e-KTP-Bercitarasa-Pencucian-Uang/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBPOM Gandeng Penegak Hukum Perangi Kejahatan Obat dan Makanan
    Next Article Tuntutan Novanto Sebut Korupsi e-KTP Bercitarasa Pencucian Uang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.