Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PKS Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD Kudus Ajak Sisihkan Pendapatan
    News

    PKS Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD Kudus Ajak Sisihkan Pendapatan

    September 15, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    PKS Tolak Kenaikan BBM, Ketua DPRD Kudus Ajak Sisihkan Pendapatan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com-Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan mengajak seluruh anggota dewan untuk menyisihkan 20 persen pendapatannya pada bulan depan untuk membantu masyarakat terdampak kenaikan harga BBM bersubsidi.

    “Jika teman-teman Fraksi PKS menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM, saya secara riil mengajak seluruh anggota Dewan untuk menyisihkan 20 persen dari pendapatan pada bulan depan untuk memberikan kepada mereka yang berhak,” ujarnya saat rapat paripurna DPRD Kudus dengan agenda persetujuan APBD Perubahan 2022 di ruang rapat DPRD Kabupaten Kudus, Kamis (15/9).

    Ajakan tersebut sebagai respons anggota Fraksi PKS yang menyerukan penolakan kenaikan harga BBM pada rapat paripurna pada Kamis (15/9) sore. Masan memperkirakan total donasi yang terkumpul jika semua anggota DPRD setempat sepakat lebih dari Rp100 juta.

    Ia mengungkapkan hal itu bersifat ajakan. Akan tetapi, melihat dampak kenaikan harga BBM maka saatnya anggota dewan menunjukkan keprihatinan dan empatinya membantu masyarakat melalui cara donasi.

    Kenaikan harga BBM, kata dia, merupakan kebijakan pemerintah pusat. Namun, pemerintah daerah bisa merespons kebijakan itu dengan mengalokasikan anggaran bantuan langsung tunai (BLT). Pemkab Kudus sudah mengalokasikan BLT dari alokasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Namun, penerimanya masih terbatas para pekerja rokok, sedangkan BLT subsidi BBM dari pemerintah pusat tercatat hanya menyasar 52.000 orang.

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus Tri Erna Sulistyowati menyambut positif ajakan menyisihkan 20 persen pendapatan pada bulan Oktober 2022. “Kami sepakat dengan usulan tersebut karena untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

    Pernyataan berbeda diungkapkan Ketua Fraksi Partai Nasdem Muhtamat. Dia meminta pembahasan usulan untuk menyisihkan 20 persen pendapatan terlebih dahulu, terutama untuk menentukan sasaran. “Kami tetap mendukung. Akan tetapi, karena usulannya juga bersifat spontan tetap harus dibicarakan dengan matang agar tidak muncul kesalahpahaman,” ujarnya. (*)

    Editor : Dinarsa Kurniawan

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHarga Komoditas RI Turun Tajam, Salah Satunya Minyak Kelapa Sawit
    Next Article BRINS Serahkan Klaim Asuransi Mikro Untuk Warga Korban Kebakaran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.