Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dari Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Suporter Tidak Anarkis
    News

    Dari Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Suporter Tidak Anarkis

    October 5, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dari Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Suporter Tidak Anarkis 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Komnas HAM menilai pembelaan pihak keamanan tidak masuk akal. Bahwa tembakan gas air mata ke arah tribun dan tendangan kungfu dilakukan karena suporter dianggap bakal menyerang pemain Arema FC.

    Komisioner Komnas HAM Bidang Penyelidikan dan Pemantauan Mohammad Choirul Anam mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan beberapa pihak. Mulai suporter (Aremania) hingga para pemain Arema FC. ’’Kami cek ke suporter, mereka tidak berniat menyerang. Saat kami kroscek ke pemain, mereka membenarkan. Mereka bilang kalau suporter ingin memberi semangat,’’ ungkap Anam kemarin.

    Dipastikan, tidak ada unsur kekerasan yang dilakukan suporter kepada pemain Singo Edan, julukan Arema FC. ’’Kalau memang suporter waktu itu anarkis, pasti (wajah pemain) sudah bengep-bengep (bengkak, Red),’’ tutur Anam.

    Dari hasil investigasi Komnas HAM, kondisi masih terkendali setelah peluit panjang ditiupkan. Suporter yang turun sempat dipukul mundur. Kondisi pun mulai mereda. ’’Pertanyaannya, kenapa tetap ada penembakan gas air mata? Tindakan itu membuat semua suporter panik. Itu adalah problem serius,’’ jelas pria asli Malang tersebut.

    Dia mengutuk keras keputusan itu. Kasus tersebut tidak cukup dengan mencopot Kapolres. ’’Sebab, ini ada indikasi pelanggaran hukum,’’ tegasnya.

    Pihaknya bersama masyarakat Malang menunggu adanya penetapan tersangka terkait tragedi Kanjuruhan. ’’Bukti sudah banyak. Saksi yang mau ngomong juga banyak. Korban juga banyak. Penyebab kematian yang kasatmata seharusnya mempercepat proses hukum,’’ papar Anam.

    Komnas HAM juga berharap bisa segera melakukan pemeriksaan kepada TNI dan polisi. Anam ingin semuanya berkolaborasi. ’’Semua bukti keterangan akan kami minta. Kami berharap teman-teman TNI dan kepolisian terbuka untuk memberikan keterangan kepada kami. Aremania sejauh ini kooperatif, jadi semua cepat selesai. Kami harap TNI dan polisi juga begitu,’’ katanya.

    Senada, Aremania ingin ada pihak yang bertanggung jawab atas insiden Sabtu malam itu. ’’Saya sempat dengar kalau RI-1 (presiden, Red) meminta insiden ini diusut tuntas. Kalau begitu, semua harus konsekuen. Harus ada aparat yang diproses hukum,’’ tegas Ahmad Ghozali, koordinator Aremania, kepada Jawa Pos.

    ’’Sebelum tujuh hari peringatan tragedi, kami ingin sudah ada tersangka. Selama ini kami memang diam karena masih berkabung. Tapi, bukan berarti kami tidak mencari keadilan,’’ sambungnya.

    Aksi represif pihak keamanan setelah pertandingan Arema FC versus Persebaya itu membuat Aremania membuka posko pendampingan bantuan hukum. Tepatnya di depan Stasiun Baru Kota Malang. ’’Dalam dua hari, kami menerima 11 laporan. Rata-rata aduan yang kami terima hampir sama,’’ ujar Danny Agung Prasetyo, koordinator posko pendampingan hukum Aremania.

    Mayoritas laporan adalah pemukulan oleh oknum petugas keamanan. ’’Mereka ini jadi korban kekerasan pihak keamanan. Mereka tidak terima, tapi bingung mau lapor ke mana. Mereka minta kepastian hukum,’’ jelas Danny.

    Karena itu, pihaknya tidak berjalan sendirian. ’’Kami sudah menggandeng beberapa advokat yang siap membantu masalah ini. Akan ada kajian hukum sebelum kami melangkah lebih jauh,’’ imbuh Danny.

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : edi/gus/idr/syn/wan/mia/c6/c18/c7/fal


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenhub sebut pentingnya “sharing” pengetahuan di sektor otomotif
    Next Article Begini Kiat Dokter agar Seduh Kopi Tanpa Kurangi Khasiatnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.