Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kinerja IHSG Terbaik di ASEAN
    Ekonomi

    Kinerja IHSG Terbaik di ASEAN

    October 16, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kinerja IHSG Terbaik di ASEAN 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Sempat Cetak Rekor Tertinggi di Level 7.318,01

    JawaPos.com – Kinerja pasar modal Indonesia menorehkan pertumbuhan positif dengan volatilitas yang relatif terjaga. Pada penutupan perdagangan Jumat (14/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) finis di posisi 6.814,53. Turun 66,1 poin atau 0,96 persen yang dipengaruhi sentimen dari pergerakan nilai tukar rupiah.

    Pola gerak market masih berpotensi sideways dalam jangka pendek. Meski demikian, secara year-to-date (YtD) meningkat 2,24 persen.

    Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi menyebutkan bahwa kinerja IHSG menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan kinerja bursa ASEAN dan regional. Bahkan, pada 13 September, IHSG menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Yakni, berada di level 7.318,01.

    ”Kinerja bursa saham Singapura minus 0,60 persen. Bahkan, kinerja bursa negeri jiran Malaysia anjlok minus 11,53 persen. Bursa saham Filipina juga mencatatkan koreksi tajam 17,90 persen di periode yang sama. Kemudian, bursa saham Vietnam minus 32,84 persen,” papar Inarno.

    Sementara itu, market cap tercatat mencapai Rp 9.142 triliun. Naik 10,75 persen YtD. Para emiten juga mulai meningkatkan aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal. Itu seiring dengan aktivitas perekonomian domestik yang mulai pulih.

    Hingga 11 Oktober 2022, aktivitas penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp 179,66 triliun dari 168 emisi. Terdiri atas 42 penawaran umum perdana saham, 22 penawaran umum terbatas, 16 penawaran umum efek bersifat utang atau sukuk, serta 88 penawaran umum berkelanjutan efek bersifat utang atau sukuk tahap I dan II. ”Dari 168 kegiatan emisi tersebut, 48 di antaranya adalah emiten baru. Bahkan, hingga saat ini sudah ada puluhan perusahaan lagi yang mengincar untuk melakukan penawaran umum perdana,” terang dia.

    Pertumbuhan jumlah emiten diikuti pertumbuhan jumlah investor ritel yang meningkat hampir 9 kali lipat dalam lima tahun terakhir.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBNI Fokuskan Bank Mayora sebagai Bank Digital, Segmen Utamanya UKM
    Next Article Kawasaki Indonesia hadirkan KLX230 (SE) & KLX230SM Series
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.