Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»RI Ekspor Etanol ke Filipina dan Thailand Senilai Rp 12,7 M
    Ekonomi

    RI Ekspor Etanol ke Filipina dan Thailand Senilai Rp 12,7 M

    October 30, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    RI Ekspor Etanol ke Filipina dan Thailand Senilai Rp 12,7 M 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas melepas ekspor 744.000 liter etanol  senilai USD 818.400 atau setara dengan Rp 12,7 miliar produksi PT Molindo Raya Industrial dengan tujuan Filipina dan Thailand. Sedikitnya lima dari 31 kontainer telah dilepas dan sisanya menyusul dalam waktu sepekan ke depan.

    Zulhas mengatakan, bahan baku etanol diserap dari hasil pertanian tebu rakyat di sekitar pabrik dengan melibatkan tak kurang dari 25 ribu petani Jawa Timur.

    Menurutnya, industri ini sangat strategis karena menyerap bahan baku dari petani dan hasil produksinya ditujukan untuk ekspor.

    “Saya bahagia menyaksikan pelepasan ekspor produk etanol ke pasar global hari ini sebanyak lima kontainer. Kedatangan saya untuk menunjukkan dukungan pemerintah bagi usaha-usaha strategis seperti ini,” kata Mendag Zulhas dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (30/10).

    Selain ke Filipina dan Thailand, PT Molindo Raya Industrial juga mengekspor produk etanol ke negara-negara lain yaitu Jepang, Singapura, dan Vietnam..Mendag Zulkifli Hasan juga mengapresiasi PT Molindo Raya Industrial atas penerapan konsep

    berkelanjutan yang dilakukan dalam proses produksinya.

    Menurut catatan, PT Molindo Raya Industrial yang merupakan produsen etanol untuk bahan yang aman bagi makanan (food grade) terbesar di Indonesia telah memanfaatkan sekitar 115.000 ton limbah tetes tebu untuk produksinya.

    Mendag Zulhas meyakini bahwa Indonesia mampu menjawab berbagai tantangan kebutuhan pasar global untuk produk-produk berkualitas tinggi. Mendag juga mengatakan, pemerintah akan selalu mendukung industri-industri strategis yang berorientasi ekspor dan mendukung pertanian rakyat.

    “Diharapkan kegiatan pelepasan ekspor ini dapat menjadi momentum untuk mendorong perluasan

    akses pasar ekspor bagi produk-produk Indonesia di masa depan, sekaligus menjadi penggerak roda ekonomi Indonesia di masa pemulihan setelah pandemi Covid-19,” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pengembangan Ekspor Kemendag Didi Sumedi menjelaskan, penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah atas kinerja ekspor sekaligus semangat perusahaan untuk terus mengambil bagian dari pasar global.

    “Capaian kinerja perdagangan yang kita alami saat ini tentunya tidak terlepas dari peran pelaku usaha Indonesia yang terus-menerus melakukan aktivitas ekspor dan memperluas pasar ke berbagai negara mitra dagang Indonesia, termasuk upaya yang dilakukan oleh Molindo,” ujar Didi.

    Secara umum, kinerja perdagangan etanol Indonesia dapat dikategorikan cukup baik. Dalam perdagangan etanol dunia, pada 2021 Indonesia berada pada urutan ke-21 sebagai negara eksportir etanol dengan kadar di atas 80 persen.

    Pada masa pandemi 2021, nilai ekspor etanol Indonesia tumbuh cukup signifikan sebesar 81,74 persen dibandingkan nilai ekspor pada 2020. Total nilai ekspor etanol pada 2021 sebesar USD 67,81 juta, melampaui nilai pada tahun 2019 (sebelum masa pandemi Covid-19) yang senilai USD 46,37 juta.

    Pada 2020, atau saat pandemi Covid-19, nilai ekspor etanol Indonesia sempat turun menjadi USD 37,31 juta. Pelepasan ekspor berlangsung pada, Jumat (28/10) di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Malang M Sanusi dan Komisaris Utama PT Molindo

    Raya Industrial Indra Winarno. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, dan Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePendapatan manufaktur mobil China tumbuh pada Januari-September 2022
    Next Article Tragedi Festival Halloween di Itaewon, Seratusan Orang Tewas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.