Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ramai tapi Tak Seramai WSBK 2021 dan MotoGP
    Ekonomi

    Ramai tapi Tak Seramai WSBK 2021 dan MotoGP

    November 13, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ramai tapi Tak Seramai WSBK 2021 dan MotoGP 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Para penjual suvenir baju kaos pada ajang Wolrd Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit meraup rezki dengan adanya balapan motor kelas dunia tersebut. Dari pantauan, sejumlah penjualan suvenir atau pedagang kaki lima (PKL) terlihat berjejer di pintu masuk menuju Sirkuit Mandalika.

    Selain itu, mereka juga membuka lapak di beberapa spot foto di area kawasan Mandalika seperti di depan patung Jokowi, plang nama Sirkuit Mandalika, dan di Bundaran Welcome Mandalika. Harga yang ditawarkan kepada para wisatawan atau penonton bervariasi mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu sesuai dengan kualitas baju kaos yang dijual.

    Namun, pendapatan mereka saat ini menurun bila dibandingkan dengan pada ajang WSBK 2021 maupun pada saat ajang MotoGP Mandalika 2022. Salah satu pedagang kaos di Mandalika, Ibu Sedan mengatakan, omzet penjualan suvenir atau baju kaos saat ini tidak banyak seperti MotoGP, pada hari pertama saja sepi.

    Kemudian pada hari kedua atau Sabtu (12/11) kemarin, baru ada pembeli dan omzet sekitar Rp 300 ribu. Sedangkan pada ajang MotoGP omzet bisa mencapai jutaan dalam sehari. “Tidak banyak penonton yang beli baju kaos, tidak seperti awal WSBK atau MotoGP,” katanya.

    Adapun suvenir baju kaos yang dijual yakni baju kaos bertuliskan Sirkuit Mandalika dengan harga Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 100 untuk tiga baju. Sedangkan untuk baju tenun Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu dan kain tenun Rp 75 ribu satu biji.

    “Harga tergantung kualitas, semoga saja ramai hari ini,” katanya.

    Hal yang sama dikatakan, Ibu Irfan bahwa omzet penjualan pada ajang WSBK 2022 ini tidak banyak bila dibandingkan dengan WSBK 2021. Namun, pendapatan ini cukup membantu untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga, karena bila dibandingkan dengan hari biasa ketika tidak ada balapan cukup menguntungkan baginya.

    “Hari kedua kemarin omzet saya sekitar Rp 800 ribu. Kalau hari biasa Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu setiap hari,” katanya.

    Ia berharap kepada pemerintah, supaya meningkatkan promosi ke depannya, segi para penonton atau wisatawan yang datang dari luar daerah NTB atau luar negeri. “Kita berharap ajang balap motor ini bisa membangkitkan ekonomi masyarakat,” katanya.

    Sebelumnya, Para penonton ajang Wolrd Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit pada final race atau Sabtu 13 November 2022 mulai berdatangan untuk menyaksikan balapan motor kelas dunia tersebut.

    Pantauan wartawan, arus lalu lintas menuju Sirkuit Mandalika cukup tinggi bila dibandingkan dengan jari pertama dan kedua balapan ESBK tersebut. Begitu juga di pintu masuk tiket Zona A, B C dan Deluxe terlihat kendaraan padat merayap saat menuju lokasi parkir, pada pukul 10.00 WITA.

    Selain itu, penonton terlihat lebih banyak di pintu masuk penonton dan mereka terlihat berjalan menuju tribune sesuai tiket yang dimilikinya. “Kalau kemarin (red”Sabtu) tidak macet masuk, sekarang (red” Minggu) lebih ramai, cukup padat,” kata Sandy warga asal Kota Mataram di Praya.

    Penonton ajang Wolrd Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit pada hari kedua atau Sabtu (12/11) mencapai 40 persen dari total target 45 ribu penonton. “Di hari kedua WSBK ini penonton yang datang cukup banyak, sekitar 40-45 persen. Kalau hari pertama memang sepi, karena tidak ada tiket yang dijual,” kata Komandan Lapangan Wolrd Supebike (WSBK) Mandalika Jamaluddin Maladi.

    Ia mengatakan, jumlah tiket yang telah terjual itu mencapai 38 ribu penonton, sehingga akumulasi penonton bisa dipastikan yang hadir itu pada hari kedua dan ketiga balapan. Namun, pihaknya memastikan penonton akan ramai pada hari terakhir balapan atau pada 13 November 2022.

    “Kita berharap penonton WSBK di Mandalika ini bisa lebih banyak dari penonton WSBK Inggris,” katanya dikutip dari Antara.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRaffi Ahmad Unggul Telak dari Desta di Tiba Tiba Tenis
    Next Article 4 Kiat Pola Asuh Anak Agar Cerdas Intelektual dan Emosional
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.