Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Hyundai ungkap alasan suntik mati Ioniq Electric di Indonesia
    Automotive

    Hyundai ungkap alasan suntik mati Ioniq Electric di Indonesia

    December 8, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hyundai ungkap alasan suntik mati Ioniq Electric di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengungkapkan bahwa alasan pihaknya menyuntik mati atau tidak lagi memasarkan Hyundai Ioniq Electric sedan lantaran secara global model tersebut sudah tidak diproduksi sejak pertengahan tahun.

    Baca juga: Jajal Hyundai IONIQ electric “rute urban”, berapa konsumsi listriknya?

    “Sebenarnya ini dari global sudah lama, dan memang saat ini kami mengikuti dari sisi global saja,” ujar Head of Marketing PT HMID, Astrid Ariani Wijana di Jakarta, Kamis.

    Astrid mengatakan saat ini unit dari Hyundai Ioniq Electric sudah tidak tersedia. Namun, dia memastikan bahwa ketersediaan suku cadang maupun garansi masih tetap terjamin sehingga pemilik kendaraan tersebut tidak perlu merasa khawatir.

    Dia juga menambahkan bahwa untuk saat ini pihaknya belum memiliki rencana untuk meluncurkan produk baru pengganti Ioniq Electric sedan.

    “Untuk saat ini belum ada berita tambahan atau arahan tambahan dari pihak global terkait itu. Saat ini kita fokus untuk Ioniq 5,” kata dia.

    Astrid menyebut bahwa saat ini populasi Hyundai Ioniq Electric di Indonesia sekitar 500 unit.

    Ioniq Electric sedan diluncurkan pertama kali di Tanah Air pada November 2020. Sementara secara global, mobil yang memiliki varian Prime dan Siganture tersebut hadir pada 2016.

    Diketahui, Hyundai telah menghentikan produksi Ioniq Electric di Pabrik Ulsan, Korea Selatan pada Juli 2022.

    Baca juga: Menjajal ketangkasan dua mobil listrik Hyundai di lintasan balap

    Baca juga: Penjualan mobil listrik Hyundai di Indonesia tembus 300 unit

    Baca juga: Hyundai IONIQ Electric untuk Kemenhub akan didistribusikan bertahap

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBareskrim Tahan Ismail Bolong
    Next Article Tertinggi di Karawang Rp 5,1 Juta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.