Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Belum Saatnya Beri Insentif Pembelian Mobil Listrik
    Ekonomi

    Belum Saatnya Beri Insentif Pembelian Mobil Listrik

    December 25, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Belum Saatnya Beri Insentif Pembelian Mobil Listrik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Faktor penting lain untuk mendorong transformasi ekosistem kendaraan listrik adalah insentif. Isu yang jadi topik hangat itu dinilai tidak boleh sia-sia.

    Pakar menilai bahwa kendaraan roda dua dan transportasi umum harus menjadi fokus pemberian insentif. Direktur Eksekutif IESR (Institute for Essential Services Reform) Fabby Tumiwa menilai, saat ini belum tepat untuk menggelontorkan insentif pembelian mobil listrik.

    Alasannya, kapasitas fiskal yang terbatas, kebutuhan anggaran yang cukup besar bagi pengembangan energi terbarukan, dan memastikan kualitas akses listrik di daerah tertinggal. Dengan pertimbangan tersebut, pemerintah seharusnya lebih fokus memberikan insentif terhadap pembelian kendaraan listrik roda dua.

    Dengan demikian, itu dapat meningkatkan permintaan dari masyarakat. Sekaligus bisa mencapai target 13 juta kendaraan roda dua listrik pada 2030.

    “Pemberian insentif untuk motor jauh lebih tepat daripada mobil. Kami mendukung elektrifikasi transportasi umum seperti bus listrik. Apabila hal ini direalisasikan, tidak saja mengurangi konsumsi BBM, tapi juga mengurangi kemacetan dan penurunan emisi,” terang Fabby.

    Menurut dia, pemberian insentif untuk pembelian motor listrik akan menguntungkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Khususnya yang menggunakan moda itu bukan hanya sebagai sarana transportasi, melainkan juga salah satu sumber mata pencaharian, terutama di daerah perkotaan.

    Selain itu, insentif pengadaan bus hingga angkutan kecil di perkotaan berbasis listrik akan mendukung terciptanya transportasi publik rendah emisi. Faris Adnan, peneliti muda sistem ketenagalistrikan dan sumber daya energi terdistribusi IESR, menambahkan, pemerintah dapat berkaca dari pengalaman India.

    Negara itu menggunakan skema the faster adoption and manufacturing of electric vehicles (FAME). Di dalam skema tersebut, insentif bus lebih besar daripada mobil pribadi. “Apabila kita membahas mobilitas di perkotaan, terdapat kerangka avoid (hindari), shift (alihkan), dan improve (tingkatkan),” ucapnya.

    Dari situ, pemerintah dapat membangun transit oriented city. Kota yang ramah pejalan kaki dan transportasi publik berbasis listrik, selain menggunakan kendaraan listrik untuk kendaraan pribadi tentunya.

    “Dari pengalaman yang sudah ada, menggunakan framework avoid dan shift bisa menurunkan emisi 40 sampai 60 persen. Untuk itu, transportasi umum perlu disubsidi,” imbuhnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJaminan Pencetak Rekor Bernama Lagu Natal
    Next Article Volkswagen janjikan mobil dengan kualitas lebih baik dan desain segar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.