Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Abbas Sebut Ada Konspirasi Berencana Serang Palestina
    News

    Abbas Sebut Ada Konspirasi Berencana Serang Palestina

    November 12, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Abbas Sebut Ada Konspirasi Berencana Serang Palestina

    Presiden Palestina Mahmoud Abbas meletakkan karangan bunga di makam Yasser Arafat, di kota Tepi Barat Ramallah, untuk memperingati 14 tahun meninggalnya, pada 11 November 2018 (Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency)

    Yerusalem – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengungkapkan bahwa ada konspirasi besar yang sedang direncanakan untuk melawan dan menumbangkan Palestina.

    “Palestina akan melalui masa-masa sulit,” kata Abbas setelah meletakkan karangan bunga di makam pemimpin ikon Yasser Arafat di kota Tepi Barat Ramallah, Minggu (11/11) waktu setempat, dilansir dari Memo.



    “Mereka tidak menginginkan negara atau entitas bagi rakyat kami. Namun, kami akan terus berjuang hingga kami mencapai hak rakyat Palestina untuk memutuskan nasib mereka dan membangun negara merdeka mereka,” kata Abbas.

    Abbas Sebut Ada Konspirasi Berencana Serang Palestina

    Baca juga :

    • Penetapan Tersangka Chuck Dinilai Aneh
    • MPR Hadir dalam Acara KNHTN di Batusangkar
    • Seniman Indonesia Bakal Meriahkan Pameran Seni Australia

    Pada Desember, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu kecaman dunia setelah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

    Yerusalem tetap di jantung konflik Timur Tengah, dengan Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur yang diduduki oleh Israel sejak 1967  menjadi ibukota negara Palestina yang merdeka.

    Pada Minggu, warga Palestina menggelar beberapa kegiatan di Tepi Barat dan Jalur Gaza  untuk memperingati 14 tahun kematian Yasser Arafat, salah satu tokoh yang menghabiskan hidupnya menentan Zionis.

    Pada 11 November 2004, Arafat meninggal pada usia 75 tahun di Perancis  dalam situasi yang sangat mencurigakan. Hingga sekarang, para dokter belum bisa memastikan penyebab kematiannya.

    TAGS : Yasser Arafat Pejuang Palestina Konspirasi Barat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43729/Abbas-Sebut-Ada-Konspirasi-Berencana-Serang-Palestina/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMinyak Dicuri, Produksi Nigeria Merosot
    Next Article Polisi Astralia Bekuk Pelaku yang Memasukan Jarum Jahit ke Stroberi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.