Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ada Pertemuan Dirut PLN denganTersangka Kasus PLTU
    News

    Ada Pertemuan Dirut PLN denganTersangka Kasus PLTU

    July 20, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ada Pertemuan Dirut PLN denganTersangka Kasus PLTU

    Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir di KPK (Foto: Rangga/jurnas.com)

    Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sejumlah hal saat memeriksa Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir pada hari ini, Jumat (20/7/2018). Salah satunya soal peran dan arahan Sofyan terkait penunjukkan langsung Blackgold Resources Limited dalam konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-1.

    Demikian disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi. Sofyan diketahui diperiksa sebagai saksi untuk salah satu pemegang saham Blackgold Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, tersangka kasus dugaan suap terkait pemulusan kerja sama proyek PLTU Riau-1. KPK mencurigai penujukan langsung itu amis rasuah dan kongkalikong.



    “Dalam kapasitas saksi sebagai Dirut PLN, penyidik juga mendalami peran dan arahan saksi dalam hal penunjukkan Blackgold,” ucap Febri.

    Tak hanya itu, penyidik juga mendalami sejumlah pertemuan antaran Sofyan dengan tersangka Johannes dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih. Diketahui, penyidik telah mengantongi rekaman CCTV yang diamankan dari sejumlah tempat saat melakukan penggeledahan. Salah satunya dari kediaman Sofyan Basir.

    Baca juga :

    • Pengakuan Dirut PLN Bertemu dengan Idrus Marham
    • Datang ke KPK, Dirut PLN "Pelit" Komentar
    • Bukti Ini Bikin Idrus Marham Diduga Terlibat Suap PLTU

    “Penyidik mendalami pertemuan-pertemuan yang diduga dilakukan oleh saksi dengan tersangka,” kata Febri.

    Usai menjalani pemeriksaan, Sofyan tak membantah jika tim penyidik telah membawa rekaman CCTV di rumahnya.”(Rekaman CCTV) sudah dibawa (penyidik),” ucap Sofyan sebelum meninggalkan gedung KPK, Jakarta.

    Sofyan merespon diplomatis saat disinggung apakah rumahnya menjadi tempat pertemuan Eni dan Johannes serta sejumlah pihak lain terkait proyek PLTU Riau-1. Dia meminta awak media untuk mengonfirmasinya kepada pihak lembaga antikorupsi.

    “Nggak ada, nggak tahu. Tanya penyidik, kita nggak berhak,” ucap lelaki yang tampil mengenakan kemeja putih itu.

    ‎‎‎Sofyan membenarkan dalam pemeriksana ini dirinya ditelisik oleh penyidik KPK terkait tugas, fungsi dan kewajibannya sebagai Dirut PLN. Pun termasuk kebijakan-kebijakan PLN.

    “Ditanya mengenai tugas saya, kewajiban saya, fungsi saya sesuai dengan fungsi dirut. Ya saya jelaskan yang masalah-masalah kebijakan dan lain sebagainya. Cukup detail, bagus sekali,” ujar dia.‎

    Pengembangan proyek PLTU Riau-1 ini diketahui melalui penunjukan langsung kepada anak usaha PLN, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB). Di mana PJB diberikan kewenangan untuk mencari mitra dalam pengerjaannya dengan kepemilikan mayoritas berada di tangan PJB 51% dan 49% sisanya dimiliki konsorsium PT Samantaka Batubara yang merupakan anak perusahaan Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Co., Ltd.
     
    Eni melalui surat yang ditulisnya dari balik sel tahanan, mengaku kemampuan yang dimiliki PLN untuk proyek ini hanya sebesar 10 persen. Untuk menutupi kekurangannya menggunakan pinjaman dari pihak lain.

    Menengok pernyataan Eni tersebut, tak tertutup kemungkinan Eni, Johannes dan sejumlah pihak lain kongkalikong untuk mencari suntikan dana agar PLN dapat memiliki 51 persen. Dengan demikian, PLN melalui PT PJB dapat menunjuk langsung konsorsium Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Co., Ltd sebagai mitra kerja dalam menggarap proyek PLTU Riau-1 sesuai aturan dalam Perpres nomor 4 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

    Namun, Sofyan mengklaim proses penunjukan langsung konsorsium Blackgold Natural Resource dan China Huadian Engineering Co., Ltd, klaim Sofyan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Memang itu ketentuannya,” tandas Sofyan.

    Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan Eni dan Johannes B Kotjo sebagai tersangka. Eni diduga menerima suap Rp 4,8 miliar dari Johannes terkait kesepakatan kontrak kerja sama proyek PLTU Riau-1 yang masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2017. Proyek ini merupakan proyek penujukan langsung yang diserahkan pada PT Pembangkitan Jawa-Bali, anak perusahaan PT PLN sejak dua tahun lalu.‎

    TAGS : PLN Sofyan Basir Riau

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/38040/Ada-Pertemuan-Dirut-PLN-denganTersangka-Kasus-PLTU/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNikaragua Rayakan Revolusi Sandinista di tengah Protes
    Next Article Cuekin AS, Korsel Lanjutkan Bisnis dengan Iran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.