Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ahmad Basarah: Pancasila Wajib Masuk Kurikulum
    News

    Ahmad Basarah: Pancasila Wajib Masuk Kurikulum

    May 2, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ahmad Basarah: Pancasila Wajib Masuk Kurikulum

    Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah menghadiri Seminar Pendidikan dan Penguatan Empat Pilar Kebangsaan Berbasis IT yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabu (3/5))

    Jakarta – Saat ini ada lima jenis institusi pembentuk karakter generasi muda bangsa, yakni Keluarga, Sekolah, Lingkungan Sosial, Televisi dan Media Sosial (Gadget, Red).

    Begitu kata Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah pada pidatonya kala menghadiri Seminar Pendidikan dan Penguatan Empat Pilar Kebangsaan Berbasis IT yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2018.

    Khusus penggunaan Gadget dan media sosial, tidak ada lembaga pengawasnya. karena semua informasi dan pesan komunikasi pada media tersebut dapat diterima penggunanya tanpa ada filter dari institusi apapun secara efektif. Akhirnya tidak sedikit anak-anak bangsa kita yang dididik dan dibentuk karakternya oleh medsos yang semua sistemnya, Facebook, Tiwtter, Instagram dan lain-lain yang dibuat dan dikendalikan oleh pihak asing. 

    Basarah melanjutkan, bahwa penjajahan dalam bentuk baru saat ini dilakukan lewat cara merusak masa depan generasi mudanya salah satunya melalui medium gadget. Lewat gadget inilah propaganda ideologi radikalisme dan liberalisme dan kapitalisme masuk. Ditambah lagi, waktu yang dihabiskan bersama gadget justru lebih banyak dari waktu yang dihabiskan bersama keluarga dan sekolah sebagai institusi pembentuk utama karakter bangsa.

    Inilah tantangan kita hari ini yakni bagaimana kita menyelamatkan generasi bangsa dari serbuan nilai-nilai asing yang belum tentu cocok dengan kepribadian bangsa kita melalui kemajuan teknologi informasi tersebut.

    “Momentum peringatan Hardiknas ini hendaknya dijadikan momentum penting untuk memasukkan kembali mata pelajaran Pancasila sebagai mata pelajaran pokok dan wajib ke dalam  semua jenjang kurikulum pendidikan nasional, termasuk lembaga-lembaga pendidikan internasional yang beroperasi di Indonesia agar generasi muda bangsa ini punya daya tahan ideologis yang kokoh,” ujar Basarah.

    Ditempat yang sama, Ketua Umum MUI, KH. Ma`ruf Amin menjelaskan bawah Pancasila adalah titik temu atau kalimatunsawa di antara golongan-golongan dalam bangsa Indonesia.

    “Kalau ada yang mempersoalkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara adalah  sikap yang tidak benar. Kenapa kita menolak khilafah karena bukan berarti khilafah tidak cocok dengan Islam melainkan Islam tidak hanya khilafah,” jelasnya.

    “Negara-negara Islam bisa berbentuk kerajaan seperti di Arab Saudi, bisa bentuk ke-emir-an seperti Qatar, Kuwait dan bisa juga berbentuk republik. Intinya, mengapa kita menolak khilafah karena kita sudah punya kesepakatan yakni Pancasila dan UUD 1945 yang mengatur negara kita berbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.” kata Ma`ruf Amin menyambungkan.

    Untuk diketahui, seminar tersebut turut dihadiri oleh Ketua  Bidang Pendidikan MUI, KH. Abdullah Jaidi, Ketua Komisi Pendidikan Kader MUI, Armai Arief dan para kepala sekolah dan guru-guru serta undangan lainnya. 

     

    TAGS : Warta MPR Ahmad Basarah Hardiknas MUI

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/33588/Ahmad-Basarah-Pancasila-Wajib-Masuk-Kurikulum/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIsrael "Kurung" Imam Masjid Al-Aqsa selama Sebulan
    Next Article KPK Duga Gratifikasi Bupati Mojokerto Melalui Keluarga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.