Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Akses Keluar Khusus Bagi Nakes Disiapkan di Exit Tol Semanggi
    News

    Akses Keluar Khusus Bagi Nakes Disiapkan di Exit Tol Semanggi

    July 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Akses Keluar Khusus Bagi Nakes Disiapkan di Exit Tol Semanggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Aparat kepolisian melakukan evaluasi terkait penyekatan lalu lintas, sebagai upaya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Evaluasi salah satunya Polda Metro Jaya akan membuka pintu keluar khusus bagi para tenaga kesehatan di ruas tol.

    “Melihat evaluasi selama tiga hari ini, yang menjadi skala prioritas tenaga kesehatan dan perawat karena sering terhambat sehingga kita bukakan pintu keluar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada awak media, Selasa (6/7).

    Yusri menyampaikan, pintu keluar khusus bagi nakes tersebut akan berada di exit Tol Semanggi, Jakarta Selatan. Sebelumnya semua kendaraan yang berada di ruas tol tersebut harus keluar di pintu Tol Slipi.

    “Jadi misalnya dari Cawang itu di Semanggi sini (pintu keluar), nanti akan kita beri tanda di situ sebelum pintu keluarnya, itu untuk tenaga kesehatan, dokter dan perawat silakan keluar di pintu Semanggi,” ucap Yusri.

    “(Ruas tol) sebaliknya juga begitu, itu di pintu keluar Semanggi tapi khusus untuk tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan ini dokter dan perawat ya,” sambungnya.

    Mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini mengungkapkan, skema tersebut mulai berlaku pada Rabu (7/7). Dia mengatakan, bagi masyarakat lain yang masuk dalam sektor esensial dan kritikal, petugas akan mengarahkan warga tersebut keluar di pintu keluar Slipi, Jakarta Barat.

    Dia menyampaikan, langkah ini diambil usai mobilitas para dokter dan perawat hingga tenaga kesehatan lainnya sangat dibutuhkan pada situasi saat ini. Hal ini membuat skema diskresi di jalan bagi para nakes harus dilakukan kepolisian.

    “Kenapa kita pisahkan gitu? Karena sekarang ibu kota sangat membutuhkan kecepatan dari tenaga kesehatan ini,” tandas Yusri.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemerintah Uji Coba Aplikasi Pelacak Status Covid-19 Seseorang
    Next Article Kemendagri Minta Pemda Hati-hati dalam Batasi Kelompok ‘Income Harian”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.