Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Alih Fungsi Lahan Gambut Berdampak Buruk Bagi Lingkungan
    News

    Alih Fungsi Lahan Gambut Berdampak Buruk Bagi Lingkungan

    January 15, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Alih Fungsi Lahan Gambut Berdampak Buruk Bagi Lingkungan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Koordinator Nasional Pantau Gambut Iola Abas mengatakan, banyak alih fungsi lahan gambut yang berakibat buruk bagi lingkungan karena tidak mengindahkan tata kelola lahan gambut yang berkelanjutan.

    “Sebenarnya yang paling mengkhawatirkan itu adalah alih fungsi lahan gambut menjadi banyak hal, bisa jadi pemukiman, bisa jadi lahan perkebunan, lahan pertanian skala besar, atau menjadi proyek-proyek strategis,” kata Iola Abas.

    Iola Abas menjelaskan, alih fungsi lahan tersebut akan menghilangkan karakteristik lahan gambut tersebut dan justru malah membuat gambut menjadi rusak.

    Pihaknya juga menambahkan, sifat gambut yang menyimpan senyawa karbon dalam jumlah besar, jika rusak akan berpengaruh terhadap lingkungan.

    “Kalau misalnya gambut dialihfungsikan, dibuka, dikeringkan, itu emisi karbon yang terlepas akan besar sekali dan itu sangat berpengaruh pada perubahan iklim,” kata Iola.

    Selain itu, rusak-nya lahan gambut juga akan membuat kehidupan masyarakat di sekitarnya terganggu karena kehidupan sehari-hari mereka bergantung pada lahan tersebut.

    Lahan gambut yang rusak juga dapat mengganggu habitat satwa liar dan mengancam kelestarian keanekaragaman hayati.

    “Habitat satwa-satwa liar juga akan terganggu, kemudian hilangnya keanekaragaman hayati. Sebenarnya cukup banyak masalahnya kalau misalnya gambut itu dirusak,” kata Iola Abas.

    Pihaknya berharap melalui Pameran dan Diskusi Gambut di Kala Senja, Jakarta, Sabtu, dapat menyuarakan keresahan para aktivis lingkungan pada isu gambut agar diketahui masyarakat.

    “Kita menggunakan ilustrasi untuk menyuarakan keresahan mengenai lahan gambut,” kata Iola Abas.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJelang Pilpres, Sandiaga Tegaskan Intens Komunikasi dengan Prabowo
    Next Article ATEEZ, BTS, hingga NCT 127 Bertengger di Tangga Lagu Album Billboard
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.