Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Amerika Serikat Bentuk Kelompok Kerja Selidiki Kegunaan AI
    News

    Amerika Serikat Bentuk Kelompok Kerja Selidiki Kegunaan AI

    June 25, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Amerika Serikat Bentuk Kelompok Kerja Selidiki Kegunaan AI 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Amerika Serikat Bentuk Kelompok Kerja Selidiki Kegunaan AI 2
    Seorang model menunjukkan penyejuk udara hemat energi yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama LG Multi Vi. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Untuk mengetahui lebih dalam mengenai kegunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) sekaligus mengembangkan panduan untuk menangkal risiko pemanfaatannya. Amerika Serikat akan membentuk kelompok kerja khusus yang bertugas untuk menyelidikinya.

    National Institute of Standards and Technology (NIST), sebuah lembaga non-regulasi yang berada di bawah naungan Departemen Perdagangan Amerika Serikat, mengungkapkan kelompok kerja tersebut akan beranggotakan para pakar bidang terkait yang berasal dari sektor publik maupun swasta.

    “Kelompok baru ini sangat tepat waktu mengingat kecepatan, skala, dan potensi dampak AI yang belum pernah terjadi sebelumnya dan potensinya untuk merevolusi banyak industri dan masyarakat secara lebih luas,” kata Direktur NIST Laurie Locascio, dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (25/6).

    Saat ini para pembuat kebijakan di berbagai negara tengah berupaya untuk menyusun aturan yang mengatur penggunaan AI yang memiliki kemampuan dapat menghasilkan teks dan gambar secara otomatis agar pemanfaatan teknologi tersebut dapat digunakan sebaik mungkin serta mencegah berbagai risiko yang ditimbulkannya.

    Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengatakan pada minggu ini, bahwa dia yakin risiko teknologi AI terhadap keamanan nasional dan ekonomi perlu ditangani oleh karena itu dia akan meminta nasihat dari para ahli terkait hal tersebut. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWagner Memberontak, WNI di Rusia Diimbau Batasi Perjalanan ke Luar Kota
    Next Article Miliki Convention Center Terbesar di Bali, KEKK Sanur Gandeng Lokal Tingkatkan Wisata MiCE
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.