Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Aneh, Jaksa "Tutupi" Politikus dalam Dakwaan e-KTP Setya Novanto
    News

    Aneh, Jaksa "Tutupi" Politikus dalam Dakwaan e-KTP Setya Novanto

    December 13, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Aneh, Jaksa "Tutupi" Politikus dalam Dakwaan e-KTP Setya Novanto 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Aneh, Jaksa "Tutupi" Politikus dalam Dakwaan e-KTP Setya Novanto

    Terdakwa korupsi proyek e-KTP Setya Novanto menghadiri sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12).

    Jakarta – Jaksa KPK menyebut beberapa anggota DPR RI periode 2009 sampai dengan 2014 diperkaya dari proyek pengadaan KTP Elektronik. Hal itu dibeberkan jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan terdakwa korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12/2017).

    Sayangnya, jaksa KPK tak merinci sosok para legislator yang kecipratan uang `panas` tersebut. Jaksa KPK dalam dakwaan Novanto hanya menyebut total uang yang mengalir ke beberapa legislator itu senilai USD 12.856.000 dan Rp 44.000.000.

    “Beberapa anggota DPR RI periode tahun 2009 sampai dengan 2014 sejumlah USD 12.856.000 dan Rp 44.000.000,” kata jaksa dalam persidangan.

    Hal itu berbeda dengan dakwaan terdakwa e-KTP sebelumnya, Yakni, Irman dan Sugiharto yang saat itu Jaksa KPK membeberkan secara detail aliran uang e-KTP ke banyak politikus DPR. Seperti nama Annas Urbaningrum, Melchias Markus Mekeng, Yasona Laoly, ‎Olly Dondokambey, Tamsil Lindrung, Mirwan Amir, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

    Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Anas disebut menerima u‎ang sejumlah USD 5,5 juta; ‎Melcias Markus Mekeng sejumlah USD 1,4 juta; ‎Olly Dondokambey sejumlah USD 1,2 juta; ‎Tamsil Lindrung sejumlah USD 700 ribu; ‎Mirwan Amir sejumlah USD 1,2 juta; ‎Arief Wibowo sejumlah USD 108 ribu; ‎Chaeruman Harahap sejumlah USD 584 ribu dan Rp 26 miliar; ‎Ganjar Pranowo sejumlah USD 520 ribu.

    Kemudian,  ‎Agun Gunandjar Sudarsa selaku anggota Komisi II dan Banggar DPR RI sejumlah USD 1,047 juta; ‎Mustoko Weni sejumlah USD 408 ribu; ‎Ignatius Mulyono sejumlah USD 258 ribu; ‎Taufik Effendi sejumlah USD 103 ribu; ‎Teguh Djuwarno sejumlah USD 167 ribu. Kemudian, Rindoko, Nu`man Abdul Hakim, Abdul Malik Haramaen, Jamal Aziz dan Jazuli Juwaini selaku Kapoksi Pada Komisi II DPR masing-masing sejumlah USD 37 ribu.

    Selain itu, Yasona Laoly sejumlah USD 84 ribu; ‎Khatibul Umam Wiranu sejumlah USD 400 ribu; ‎Marzuki Ali sejumlah Rp 20 miliar. Kemudian, ‎37 anggota Komisi II lainnya, seluruhnya berjumlah USD 556 ribu. Masing-masing mendapat uang berkisar antara USD 13 ribu dengan USD 18 ribu.‎

    Dalam dakwaan Novanto, nama-nama itu `hilang`. Dalam dakwaan Novanto, Jaksa jaksa hanya mengungkap secuil politikus dengan terang. Misalnya, Miryam S Haryani disebut kecipratan USD 1,2 juta, Markus Nari sejumlah USD 400.000 dan Rp 4 miliar, Ade Komarudin sejumlah USD 100.000, dan Jafar Hapsah sejumlah USD 100.000. Kemudian beberapa perusahaan yang diuntungkan dengan nilai yang berbeda-beda. Misalnya, Perum PNRI diuntungkan Rp 137.989.835.260.

    TAGS : Setya Novanto e-KTP Tipikor

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26277/Aneh-Jaksa-Tutupi-Politikus-dalam-Dakwaan-e-KTP-Setya-Novanto/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDiskon e-KTP untuk Jatah Novanto dan Anggota DPR
    Next Article Ilmuwan Tak Bisa Seenaknya Tentukan Riset
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.