Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Antisipasi Dampak Kemarau di Sumatera, Kementan Lakukan Adaptasi dan Mitigasi
    News

    Antisipasi Dampak Kemarau di Sumatera, Kementan Lakukan Adaptasi dan Mitigasi

    July 30, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Antisipasi Dampak Kemarau di Sumatera, Kementan Lakukan Adaptasi dan Mitigasi

    Kementerian Pertanian (Kementan) lakukan adaptasi dan mitigasi di daerah sentra hortikultura yang rawan banjir dan kekeringan. (Foto: Ditjen Hortikultura))

    Aceh, Jurnas.com – Direktorat Jenderal Hortikultura (Ditjen Hortikultura) Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah cepat untuk melakukan adaptasi dan mitigasi dalam mendukung pengamanan produksi hortikultura.

    Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa daerah di Indonesia memasuki musim kemarau dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia.

    Disebutkan, sebanyak 30% diperkirakan mengalami kemarau lebih kering dari situasi normal yaitu sebagian Aceh, sebagian pesisir timur Sumatera Utara, sebagian Riau, Lampung bagian timur, Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat, serta Jawa Tengah bagian tengah dan utara. 

    Langkah cepat ini sejalan dengan arahan dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo agar Kementan hadir dalam mengamankan ketersediaan bahan pokok penting, khususnya cabai dan bawang merah dalam memenuhi kebutuhan 267 juta jiwa masyakat Indonesia.

    Tujuannya tak lain untuk meminimalisir kehilangan hasil akibat dampak perubahan iklim (kekeringan).

    Baca juga.. :

    • Kiat Sukses Bercocok Tanam Cabai di Musim Hujan
    • Begini Strategi Juhara Raup Untung dari Usaha Tani Tomat
    • Belum Banyak Diketahui, Negara Ini Konsumsi Jamurnya Tinggi

    Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam keterangannya, Rabu (30/7) menyampaikan, untuk menjaga pertanaman dari dampak perubahan iklim, maka dukungan dinas pertanian melalui petugas lapang sangat penting peranannya.

    Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf menjelaskan kebijakan Ditjen Hortikultura selaku pembina dan pelaksana pengelolaan dampak perubahan iklim bertujuan mengamankan produksi hortikultura melalui adaptasi dan mitigasi di deerah sentra hortikultura yang rawan.

    Ia menambahkan, Ditjen Hortikultura juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka antisipasi dampak perubahan iklim terhadap komoditas hortikultura di seluruh Indonesia.

    “Kekeringan merupakan situasi yang hampir terjadi setiap tahun, terutama di daerah rawan. Bencana kekeringan cenderung terus meningkat, baik frekuensi, intensitas, maupun distribusi kejadiannya. Kejadian kekeringan tersebut sangat nyata berpengaruh terhadap subsektor hortikultura,” ungkap Yanti.

    Sementara itu, Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Aceh, Iriana Ismida mengatakan, untuk menghadapi dampak perubahan iklim tersebut, mereka telah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan memberikan bantuan berupa pompa air.

    Iriana Ismida menambahkan bahwa dampak perubahan iklim merupakan dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya variabilitas iklim, antara lain banjir dan kekeringan.

    Pengamatan oleh petugas bertujuan untuk mengetahui luas kerusakan akibat dampak perubahan iklim serta faktor-faktor yang berpengaruh. Selanjutnya dianalisis untuk menentukan langkah-langkah penanggulangan yang tepat.

    “Menghadapi musim kemarau, kami telah melakukan langkah antisipatif untuk daerah yang sering mengalami kekeringan seperti Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Besar yakni melalui bantuan pompa air,” jelas Iriana.

    Adapun penerima bantuan tersebut adalah dari kelompok tani Merak Jaya, Desa Gelanggang Merah, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur dan kelompok tani Taruna Tani, Desa Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

    Petani setempat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian Pertanian dan BPTPH Aceh yang telah menyalurkan bantuan pompa air melalui program antisipasi dampak perubahan iklim.

    “Alhamdulillah dengan adanya bantuan pompa air, kami bisa bertanam sayuran saat musim kemarau dan tidak perlu khawatir lagi kekurangan air,” ungkap Hamdani, dari kelompok tani Merak Jaya yang merasakan manfaat dari bantuan pompa air tersebut.

    TAGS : Dampak Kemarau Sumatera Ditjen Hortikultura Priahsto Setyanto Sri Wijayanti Yusuf

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76249/Antisipasi-Dampak-Kemarau-di-Sumatera-Kementan-Lakukan-Adaptasi-dan-Mitigasi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSanksi AS Bidik Putra Presiden Suriah
    Next Article Sudan Luncurkan Aplikasi Deteksi Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.