Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Libur Panjang, Luhut Sebut Pemerintah Lakukan Ini
    News

    Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Libur Panjang, Luhut Sebut Pemerintah Lakukan Ini

    October 11, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Libur Panjang, Luhut Sebut Pemerintah Lakukan Ini 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Libur Panjang, Luhut Sebut Pemerintah Lakukan Ini 2
    Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 pada lansia. (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam waktu dua bulan ke depan, akan ada libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, terdapat juga sejumlah upacara keagamaan. Biasanya usai libur panjang dan pelaksanaan upacara keagamaan sering terjadi lonjakan kasus COVID-19.

    Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan dalam evaluasi mingguan terkait PPKM, Senin (11/10), dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widoso berpesan agar segera disusun strategi mempersiapkan Natal dan Tahun Baru. “Untuk mengantisipasi Natal dan tahun baru, tingkat vaksinasi lansia perlu terus dikejar, terutama untuk wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi sehingga tidak terjadi gelombang berikutnya,” ujarnya.

    Dalam arahannya, Presiden mengingatkan agar tidak terjadi lepas kendali pada situasi seperti sekarang ini. Presiden meminta agar mempertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama dan konsisten. “Saya terus mengajak kita semua, masyarakat agar tidak terlena dengan kondisi hari ini dan tidak bereuforia merayakan sehingga lupa akan kondisi buruk yang terjadi karena kelalaian kita,” tegasnya.

    Ia menyebutkan dalam keterangan virtual di kanal YouTube Sekretariat Presiden dipantau dari Denpasar, kondisi ini bisa dilihat dari kasus konfirmasi harian yang turun 98,4 persen dan di Jawa-Bali menurun hingga 98,9 persen dari puncaknya 15 Juli 2021. Luhut pun mengatakan bahwa kasus kematian juga terus turun.

    Bahkan pada 10 Oktober terdapat 39 kasus kematian harian untuk nasional. Di Jawa-Bali, korban jiwa hanya 17 orang. “Dibandingkan negara-negara tetangga di Asean, Indonesia termasuk yang terendah,” ujarnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDaihatsu gelar kompetisi kisah inspiratif “Bagikan Ceritamu”
    Next Article Mendagri Umumkan Tim Seleksi Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu Periode 2022 – 2027
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.