Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»AS Lancarkan Teror Medis di Tengah Penanganan Corona Iran
    News

    AS Lancarkan Teror Medis di Tengah Penanganan Corona Iran

    March 29, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    AS Lancarkan Teror Medis di Tengah Penanganan Corona Iran

    Amerika Serikat (AS) tidak ingin mencabut sanksi Iran di tengah pandemi virus corona (Foto: Twitter)

    Teheran, Jurnas.com – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif sekali lagi menyerang Amerika Serikat (AS) karena penolak untuk mencabut sanksi Iran di tengah pandemi virus corona yang mematikan.

    Zarif mengatakan bahwa Washington meningkatkan terorisme ekonomi ke tingkat baru, yaitu teror medis terhadap Iran.

    “AS sudah beralih dari sabotase & pembunuhan dengan melancarkan perang ekonomi & #TerorismeEkonomi-menjadi #TerorMedis di tengah-tengah #covid19,” tulis Zarif di akun Twitter resminya pada Minggu (29/3).

    Zarif menambahkan bahwa teror medis AS terhadap Iran bahkan melebihi apa yang diizinkan di medan perang.

    Karena itu, Ia mendesak masyarakat internasional untuk berhenti mendukung kejahatan perang yang dilakukan oleh pemerintah AS dan mematuhi sanksi tidak bermoral dan ilegal terhadap bangsa Iran.

    Baca juga.. :

    • Depresi Karena Corona, Menkeu Jerman Nekat Bunuh Diri
    • Hyundai Donasikan Rp32 M untuk Rapid Test Corona
    • Perang Lawan Corona, Jateng Siapkan Rp1,4 Triliun

    Saat ini, Iran sedang memerangi virus corona baru sementara itu berada di bawah sanksi paling kejam yang dijatuhkan Negeri Paman Sam.

    Beberapa negara di dunia sudah meminta Washington mencabut larangan di tengah pandemi global, namun AS menolak untuk mengakhiri hukuman kolektif dan melanggar hukum, sebagian di bawah tekanan kelompok lobi Israel .

    Iran tidak dapat membeli obat-obatan dan peralatan medis karena sanksi ekonomi AS yang terus diperketat pemerintah AS sebagai bagian dari tekanan maksimum pada Teheran.

    Presiden AS, Donald Trump mengembalikan sanksi Washington terhadap Iran pada Mei 2018 setelah ia secara sepihak meninggalkan kesepakatan nuklir 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), ditandatangani antara Iran dan negara-negara besar dunia.

    TAGS : Sanksi Amerika Serikat Teror Medis Virus Corona Pandemi Global

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/69729/AS-Lancarkan-Teror-Medis-di-Tengah-Penanganan-Corona-Iran/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDepresi Karena Corona, Menkeu Jerman Nekat Bunuh Diri
    Next Article Pangeran Harry dan Meghan Diminta Bayar Sendiri Uang Keamanan di AS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.