Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»AS Tuduh Rusia Langgar Perjanjian Keterbukaan Militer
    News

    AS Tuduh Rusia Langgar Perjanjian Keterbukaan Militer

    March 5, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    AS Tuduh Rusia Langgar Perjanjian Keterbukaan Militer

    Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: AFP)

    Washington, Jurnas.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Mark Esper menuduh Rusia telah melanggar perjanjian `Open Skies`, sebuah perjanjian yang bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan militer kedua negara.

    Dalam sidang Kongres, Esper mengatakan bahwa Rusia telah melarang Washington terbang di atas kota Laut Baltik, Kaliningrad, dan dekat Georgia yang diizinkan oleh perjanjian berumur 18 tahun itu.

    “Kami juga telah ditolak aksesnya ke latihan militer. Saya punya banyak kekhawatiran tentang perjanjian seperti yang ada sekarang,” kata Esper dilansir dari Channel News Asia pada Kamis (5/3).

    Diketahui, kesepakatan itu mengizinkan militer satu negara untuk melakukan sejumlah penerbangan pengawasan setiap tahun dengan pemberitahuan singkat.

    Pesawat dapat mensurvei wilayah tertentu untuk mengumpulkan informasi, gambar instalasi, dan kegiatan militer.

    Baca juga.. :

    • AS Cabut Embargo Sudan
    • Rusia Bantah Tuduhan PBB Lakukan Kejahatan Perang di Suriah
    • Virus Corona Menyebar Cepat di AS

    Tujuan utamanya, semakin banyak militer negara lain saling mengenal, maka semakin rendah kemungkinan konflik.

    “Ini penting bagi banyak sekutu NATO kami, bahwa mereka memiliki sarana untuk melakukan penerbangan,” lanjut Esper.

    Pentagon mengoperasikan dua pesawat OC-135 lama untuk operasi penerbangan berlebih, dan Esper mengakui perlunya memperbarui pesawat, bahkan jika Pentagon belum menyisihkan uang tunai.

    “Pada saat ini, sampai kita membuat keputusan akhir tentang jalur ke depan, saya tidak siap untuk merekapitalisasi pesawat,” tandas dia.

    TAGS : Amerika Serikat Rusia Keterbukaan Militer

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/68434/AS-Tuduh-Rusia-Langgar-Perjanjian-Keterbukaan-Militer/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVirus Corona: 3.254 Orang Tewas, 95.184 Terinfeksi, 51.453 Sembuh
    Next Article Sebanyak 522 Pasien yang Tertular Virus Corona Sembuh di Iran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.