Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»AS Uji Senjata Baru, Sinyal Perang dengan China?
    News

    AS Uji Senjata Baru, Sinyal Perang dengan China?

    October 5, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    AS Uji Senjata Baru, Sinyal Perang dengan China?

    Analis politik Don DeBar

    Washington, Jurnas.com – Latihan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) terhadap sistem senjata baru di Pasifik menunjukkan bahwa Gedunh Putih kemungkinan sedang bersiap berperang dengan China.

    Di perairan Guam, USS Gabrielle Giffords menembakkan Naval Strike Missile (NSM), rudal jelajah peluncur laut yang sulit dikenali radar, dan dapat bermanuver menghindari pertahanan musuh.

    NSM, bersama dengan berbagai senjata lain, ditembakkan pada fregat Angkatan Laut AS, mantan USS Ford, yang ditarik ke Pasifik bertindak sebagai target dalam latihan yang disebut SINKEX.

    Giffords adalah kapal Angkatan Laut AS pertama yang disebarkan dengan Rudal Serangan Angkatan Laut. Para analis mengatakan itu membantu di Pasifik, di mana China meningkatkan persenjataan rudal dalam hal kualitas dan kuantitas.

    “Pengumuman, AS memiliki sistem senjata baru yang tampaknya dirancang untuk Laut Cina Selatan dan untuk keterlibatan dengan Cina di Pasifik (atau) di tempat lain seharusnya tidak mengejutkan,” kata wartawan AS dan komentator politik Don DeBar kepada Press TV, Jumat (5/10).

    “Ini seperti sistem senjata konvensional, seperti yang saya katakan, sesuatu yang secara khusus dirancang untuk tugas yang tampaknya adalah perang dengan China,” tambahnya.

    “Saya pikir sistem rudal AS ini perlu dilihat dalam konteks bahwa mereka kemungkinan bersiap untuk perang dengan China,” kata DeBar.

    Sebagian besar ketegangan AS-China difokuskan pada Laut Cina Selatan, salah satu wilayah yang paling diperebutkan di dunia.

    Beberapa negara mengklaim bagian dari kawasan yang padat-niaga, tetapi klaim Beijing sejauh ini merupakan yang paling ekspansif, mencakup sebagian besar lautan.

    TAGS : Amerika Serikat Laut Cina China

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60387/AS-Uji-Senjata-Baru-Sinyal-Perang-dengan-China/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni Permintaan Maaf Menko Polhukam Untuk Masyarakat Maluku
    Next Article Bamsoet: TNI dan Seluruh Rakyat Indonesia Harus Menjadi Benteng Kedaulatan Bangsa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.