Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Teknologi»ASO Berlaku, Sebagian Besar Warga Karangasem Tak Bisa Nonton TV
    Teknologi

    ASO Berlaku, Sebagian Besar Warga Karangasem Tak Bisa Nonton TV

    April 2, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    ASO Berlaku, Sebagian Besar Warga Karangasem Tak Bisa Nonton TV 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    ASO Berlaku, Sebagian Besar Warga Karangasem Tak Bisa Nonton TV 2
    TV analog mati sehingga membuat banyak masyarakat Karangasem tak bisa nonton TV karena belum memiliki STB. (BP/nan)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Sebagian besar masyarakat Karangasem tak bisa menonton televisi. Hal itu lantaran mereka belum memiliki set top box (STB) untuk dapat menikmati siaran TV digital menyusul dimatikannya siaran TV analog atau analog switch off (ASO) di Bali, pada Jumat (31/3).

    Warga Karangasem, Ni Wayan Ariningsih, Minggu (2/4), mengungkapkan, kalau saat menyalakan TV karena anaknya ingin nonton TV, sudah tidak ada siaran. Dirinya tak tahu kalau siaran TV analog dimatikan. “Informasi yang diterima TV analog akan dimatikan di Bali khususnya Denpasar, saya kira untuk wilayah Karangasem belum, ternyata ikut mati,” ujarnya.

    Ariningsih mengatakan, kalau dirinya belum membeli STP, sebab belum ada uang. Sehingga memaksa dirinya sementara tidak bisa menonton televisi. “Sementara belum bisa nonton TV, karena belum beli STB. Nanti kalau sudah ada uang baru akan membeli STB,” imbuhnya.

    Hal senada juga dikatakan oleh I Wayan Juniarta. Dia juga mengaku belum sempat beli set top box sampai saat ini sehingga terpaksa tidak nonton TV. “Belum ada uang, harga STP lumayan mahal sekitar Rp 250 ribu. Nanti beli kalau sudah ad uangnya,” katanya.

    Salah seorang penjual STB, Langgeng Temaja, mengatakan, sejak TV analog mati, masyarakat yang beli STB ke tokonya sangat ramai. “Dari pagi sampai malam ada lebih dari 150 unit STB yang terjual, kenaikannya sangat signifikan dari hari-hari sebelumnya,” katanya.

    Remaja, mengatakan, untuk harga satu unit STB dijual mulai dari harga Rp 230 ribu yang paling murah sampai Rp 325 ribu untuk yang paling mahal. “Tapi untuk STB yang paling diburu oleh masyarakat adalah yang harganya Rp 250 ribu,” jelasnya. (Eka Parananda/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGrup Hyundai kembangkan robot pengisi daya mobil listrik
    Next Article Pemkab Badung Dukung UMKM dengan Permudah Perizinan Produk
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    iOS 27 download kini tersedia melalui program Public Beta Apple (Ilustrasi/AI)

    iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    July 16, 2026
    rekomendasi laptop mahasiswa

    Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    July 16, 2026
    TradingView Makin Populer di Kalangan Trader (Ilustrasi/AI)

    TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    July 13, 2026
    Apakah prompt AI bisa di hak cipta (Ilustrasi/AI)

    Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.