Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Australia Cetak Rekor Kematian Akibat Varian Omicron
    International

    Australia Cetak Rekor Kematian Akibat Varian Omicron

    January 9, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Australia Cetak Rekor Kematian Akibat Varian Omicron 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Australia Cetak Rekor Kematian Akibat Varian Omicron 2
    Seorang warga menjalani tes penyakit virus corona di pusat pengujian (COVID-19) di Sydney, Australia, Rabu (5/1/2022). (BP/Ant)

    SYDNEY, BALIPOST.com – New South Wales, Negara bagian Australia yang berpenduduk terpadat, pada Sabtu (8/1), mencetak rekor kematian akibat COVID-19 di tengah penyebaran virus varian Omicron. Hari sebelumnya, New South Wales melaporkan 16 kematian akibat virus corona.

    Negara bagian yang beribu kota Sydney serta memiliki sepertiga dari 25 juta penduduk Australia itu juga melaporkan 30.062 infeksi baru COVID-19, yang hampir menyentuh angka tertinggi.

    Victoria, negara bagian terbesar kedua dan bulan ini akan menyelenggarakan turnamen tenis Australian Open, melaporkan 44.155 kasus baru COVID dan empat kematian.

    Sementara sebagian besar dari enam negara bagian dan teritori lainnya belum melaporkan jumlah harian, angka-angka tersebut masih berada di bawah rekor nasional 166.025 yang tercatat pada Sabtu.

    Australia sedang akan melewati angka satu juta infeksi pada Minggu, Australian Broadcasting Corp melaporkan. Lonjakan tersebut menyebabkan banyak orang bergegas mendatangi klinik-klinik tes COVID-19 yang didanai pemerintah.

    Karena melihat perkembangan itu, pihak berwenang mengubah pendekatan dengan meminta masyarakat untuk tidak membanjiri klinik melainkan dengan melakukan sendiri tes cepat antigen di rumah. Jika hasil tes menunjukkan positif COVID-19, mereka diminta melaporkan hasil tersebut kepada dokter masing-masing, yang akan memasukkan laporan ke bank data.

    Australia berencana mulai Senin melakukan vaksinasi pada anak-anak usia 5-11 tahun. Pemerintah mengatakan punya cukup pasokan untuk memastikan semua anak bisa divaksin. Tingkat vaksinasi Australia saat ini tinggi, yaitu lebih dari 90 persen penduduk yang berusia 16 tahun sudah divaksin lengkap. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Kasus Varian Omicron Ditemukan di China
    Next Article Amanda Rawles Bertumbuh Bersama Salma
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Israel bom Lebanon kembali menjadi perhatian dunia setelah serangan terbaru (Ilustrasi/AI)

    Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    July 9, 2026
    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.