Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana Alam di Indonesia
    News

    Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana Alam di Indonesia

    October 8, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana Alam di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana Alam di Indonesia 2
    BNPB melaporkan peta sebaran bencana alam di Indonesia pada 1 Januari hingga 7 Oktober 2023 di Indonesia. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Banjir dan cuaca ekstrem mendominasi kejadian bencana alam di Indonesia selama kurun 1 Januari hingga 7 Oktober 2023. Demikian dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Dilansir dari laman BNPB di Jakarta, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (8/10), tercatat total 3.089 kejadian bencana dalam kurun waktu tersebut. Sebanyak 898 kejadian di antaranya berupa banjir dan 862 lainnya adalah cuaca ekstrem.

    Selanjutnya adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencapai 707 kejadian, tanah longsor 451 kejadian, kekeringan 121 kejadian, gelombang pasang dan abrasi 24 kejadian, gempa bumi 24 kejadian dan erupsi gunung api dua kejadian.

    Sebaran lokasi kejadian bencana alam didominasi oleh Provinsi Jawa Barat mencapai 526 kejadian, Jawa Tengah 447 kejadian, dan Sulawesi Tengah 197 kejadian.

    Dalam keterangan tersebut juga dilaporkan total jumlah korban meninggal dunia 205 jiwa, hilang 10 jiwa, 5.555 luka-luka dan terdampak, serta mengungsi 5.459.935 jiwa.

    Bencana alam juga merusak 25.149 rumah penduduk dan 715 fasilitas publik dengan beragam tingkatan mulai yang rusak berat hingga ringan. “Akar permasalahan bencana hidrometeorologi baik basah maupun kering itu akibat dari kerusakan lingkungan, dan bencana yang terjadi tidak lepas dari aktivitas manusia atau human made disaster,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSeribu Orang Tewas dan Terluka Akibat Gempa
    Next Article Heru Budi Hartono Serahkan Masa Perpanjangan Jabatan Pj Gubernur DKI Jakarta ke Kemendagri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.