Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Banyak Dokter Meninggal, Pakar Sebut Indonesia Seperti AS dan Rusia
    News

    Banyak Dokter Meninggal, Pakar Sebut Indonesia Seperti AS dan Rusia

    September 1, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Banyak Dokter Meninggal, Pakar Sebut Indonesia Seperti AS dan Rusia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sudah 102 dokter meninggal di tanah air akibat Covid-19. Berbagai macam penyebabnya, ada yang tertular dari pasien, atau saat praktik dan pelayanan, ada juga karena hal lain. Banyaknya dokter yang gugur membuat Indonesia semakin kekurangan tenaga medis untuk menangani lonjakan kasus baru yang terus terjadi.

    Pakar Kesehatan dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dr. Hermawan Saputra menjelaskan kondisi yang terjadi di Indonesia mirip seperti yang terjadi di negara Rusia dan Amerika Serikat. Kasus Covid-19 di Amerika Serikat mencapai 6,2 juta kasus dan Rusia 1 juta kasus menurut data Worldometers.

    “Kasus dokter meninggal di Indonesia seperti di Rusia dan AS. Tapi di Rusia dan AS memang agak banyak karena tesnya mereka juga masif,” kata dr. Hermawan kepada JawaPos.com, Selasa (1/9).

    “Kita ini di Indonesia ada sesuatu yang tak terdeteksi karena tak terlaporkan kasusnya. Karena keterbatasan tes,” tambahnya.

    Tentu saja dokter di Indonesia kelelahan dengan banyaknya kasus Covid-19. Rasio dokter dibanding penduduk saja begitu jauh perbandingannya. Di Indonesia, rasio 1 dokter melayani 150 ribu penduduk.

    “Kalau dibandingkan Malaysia dan Singapura kumulatif secara agregat angka, kita masih jauh. Tapi dari jumlah penduduk. Di Malaysia 1 : 1.500 penduduk. Indonesia 1:150 ribu penduduk,” katanya.

    Itu pun belum cukup. Idealnya semestinya seorang dokter menangani 1.000-1.500 penduduk. “Tapi ini pun banyak dokter malah berguguran, semakin sulit SDM kita begitupun SDM di ruang ICU,” tuturnya.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCIMB Niaga Adakan Program AMDB Secara Digital – KRJOGJA
    Next Article Agustus, BPS Catat Deflasi 0,05 Persen – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.