Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Begini Ketatnya Protokol Kesehatan saat Misa di Gereja Katedral
    News

    Begini Ketatnya Protokol Kesehatan saat Misa di Gereja Katedral

    December 24, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Begini Ketatnya Protokol Kesehatan saat Misa di Gereja Katedral 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Gereja Katedral Jakarta melaksanakan dua kali perayaan Misa Natal, yakni pada 24 dan 25 Desember. Kali ini perayaan Natal yang dilakukan berbeda akibat terjadinya pandemi Covid-19.

    Humas Keuskupan Agung Jakarta Gereja Katedral Susyana Suwadie mengatakan, pelaksanaan Natal ini begitu ketat. Pertama adalah umat yang datang itu dibatasi harus dalam rentang usia 18-59 tahun dan juga dalam keadan sehat.

    Kemudian harus mendaftar di website Bela Rasa, website Keuskupan Agung Jakarta. Umat yang mendaftar melalui nomor Biduk, yaitu basis integrasi data umat keuskupan.

    Baca Juga: Kapolda Datangi Gereja di Surabaya, Cek Prokes dan Pengamanan Natal

    “Jadi, mereka yang terdaftar itu lah yang bisa ikut dan mereka itu adalah umat yang tinggal di sekitar paroki masing-masing. jadi hanya paroki (kelompok) katedral yang bisa mengikuti misa tatap muka,” jelasnya di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (24/12).

    Ia juga memberitahukan terkait protokol kesehatan sebelum masuk ke dalam gereja, di mana temperatur suhu diukur dan tidak boleh lebih dari 37,5 derajat. Kemudian memperlihatkan QR Code yang diperoleh dari website Bela Rasa yang disertai KTP untuk masuk dan mengikuti ibadat.

    Lalu, setelah itu wajib mencuci tangan di bawah air mengalir dengan sabun, kemudian masuk ke dalam. Adapun, kapasitas yang diizinkan itu hanya 20 persen dari kapasitas normal, yaitu hanya 309 umat yang bisa masuk, di dalam 200 umat dan 109 ditampung di Plaza Maria.

    “Dalam gereja kursi-kursi sudah diatur sedemikian rupa, berjarak minimal 1 sampai 1,5 meter, barisnya pun tidak berurutan, tapi loncat, jadi jaraknya cukup jauh,” jelasnya.

    Kata dia, dalam pelaksanaan Misa Natal ini juga akan tetap dilakukan terima komuni. “Terima komuni tetap, saat komuni air suci tidak ada, itu yang membedakan, di masa pandemi air suci tidak disediakan, tidak ada salam damai, jadi salam damai dengan mengatupkan tangan di dada dan komuni dibagi berjarak antriannya. Kemudian juga romo memakai masker,” terangnya.

    “Ada pembatas partisi di mana umat menerima dari seberangnya dan setelahnya membuka masker sebentar dan memasukkan hosti ke dalam mulut, kemudian setelah itu menutup masker kembali dan kembali ke tempat. Sebelumnya wajib menggunakan hand sanitizer sebelum menerima komuni walaupun sudah cuci tangan,” sambung Susyana.

    Ibadat juga maksimal 60 menit, jadi tidak seperti natal biasa. Ibadat dipersingkat namun tidak mengurangi kesakralan dari ibadat natal, kata dia.

    “Sesudah misa juga harus segera pulang, dan saat umat datang harus memakai masker dari rumah, sampai di gereja dan kembali pulang juga harus memakai masker,” tandasnya.

    Semua ini kata dia dilakukan untuk meminimalisisasi laju penyebaran Covid-19. “Kita terapkan 3M dengan ketat, kita lakukan sesuai dengan arahan pemerintah,” tutur dia.

    Untuk jadwal ibadah malam Natal 24 Desember di Gereja Katedral Jakarta berlangsung pada pukul 17.00 WIB, jam 18.30 WIB live streaming dan misa ketiga tatap muka pukul 20.00 WIB.

    “Yang mempini ibadat adalah Pastor Kepala Gereja Katedral Romo Hani Rudi Hartoko SJ beserta dengan Romo Yohanes Maryono sy jam 17.00 WIB. Jam 20.00 WIB dipimpin Romo Triyudo Prastowo SJ dan Romo Edi Mulyono SJ,” tutupnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Saifan Zaking


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIngin Buka Bisnis Sendiri? Pelajari 3 Peluang BisnisBerikut Sebelum Memulai
    Next Article Ketiga Komjen ini Disebut-sebut Paling Berpeluang Gantikan Idham Azis
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.