Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Belum Ada Hasil PCR, Kondisi Pasien Suspek Cacar Monyet Stabil
    News

    Belum Ada Hasil PCR, Kondisi Pasien Suspek Cacar Monyet Stabil

    August 4, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Belum Ada Hasil PCR, Kondisi Pasien Suspek Cacar Monyet Stabil 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Status kepastiannya dari hasil laboratorium PCR belum ada hasil sehingga belum diketahui apakah pasien benar mengalami cacar monyet atau tidak.

    “Belum (ada update pemeriksaan pasien),” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril kepada JawaPos.com, Kamis (4/8).

    Masa inkubasi penyakit ini yakni 3 minggu. Pasien mengalami gejala mirip cacar monyet. Ia mengalami gejala demam dan juga bintil-bintil mirip cacar di tubuhnya. Pasien juga tak pernah ke luar negeri sebelumnya. Hingga kini, pasien masih diisolasi dan menunggu hasil tes PCR.

    “Seorang laki-laki, 55 tahun, bukan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN),” katanya.

    Syahril menegaskan bahwa pasien merupakan suspek monkeypox. Saat ini pasien dirawat di isolasi di RS Swasta Jateng.

    “Masih perawatan dan untuk pemeriksaan lanjut untuk memastikan cacar monyet atau bukan. Akan dilakukan pemeriksaan lab PCR untuk memastikannya. Bisa saja hanya cacar biasa atau penyakit lain bukan monkeypox,” katanya.

    Kondisi pasien sejauh ini dipastikan baik dan stabil. “(Kondisi) baik dan stabil,” jelasnya.

    Virus monkeypox merupakan anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae. Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar Smallpox) dan virus vaccinia (digunakan dalam vaksin smallpox atau cacar biasa).

    Dalam laman Kementerian Kesehatan disebutkan perbedaan utama kedua penyakit ini terletak pada gejalanya. Salah satunya ditandai dengan adanya pembengkakan kelenjar getah bening.
    Pada monkeypox ada limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), sedangkan pada Smallpox atau cacar biasa tidak ada.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolda Metro Luruskan Dugaan Saling Tembak Dua Anggota Polisi
    Next Article Penjualan NEV BYD naik 292 persen pada Januari-Juli 2022
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.