Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bendera Bintang Kejora Berkibar di Oxford
    News

    Bendera Bintang Kejora Berkibar di Oxford

    December 2, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bendera Bintang Kejora Berkibar di Oxford 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bendera Bintang Kejora Berkibar di Oxford

    Bendera Bintang Kejora di atas balai kota Oxford, Inggris.

    London – Bendera Bintang Kejora berkibar gagah di atas balai kota Oxford, Inggris, Jumat (2/12) pagi. Pengibaran bendera pembebasan Papua Barat itu dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas atas upaya puluhan ribu rakyat Papua Barat, yang disebut menuntut pemisahan diri dari Indonesia.

    Dikutip dari The Independent, Oxford hanyalah satu dari 250 lokasi di 50 negara, yang diharapkan mengibarkan bendera Bintang Kejora. Padahal seperti diketahui, bendera Bintang Kejora dianggap sebagai upaya separatisme di Indonesia. Bila tertangkap oleh aparat, akan disanksi 15 tahun penjara.

    “Di Papua Barat, seluruh esensi kemanusiaan kami tidak berarti apa-apa. Kami diperlakukan seperti hewan, dan menanggung apa yang disebut oleh beberapa orang seperti Apartheid,” ungkap pemimpin kampanye Pembebasan Papua Barat Benny Wenda kepada The Independent.

    Benny merupakan warga Papua yang mendapatkan suaka politik di Inggris pada 2000 silam. Saat ini dia tinggal di Inggris dan berjuang untuk kebebasan Papua Barat.

    “Puluhan ribu dari kelompok kami terpaksa melarikan diri sebagai pengungsi, dan orang-orang yang tetap hidup dalam ketakutan terus-menerus,” lanjutnya.

    Pengibaran bendera hari ini terjadi dua bulan setelah pelaksanaan petisi yang ditandatangani oleh 1,8 juta orang atau 70 persen dari penduduk Papua Barat. Benny meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di kawasan tersebut.

    Setelah selesai ditandatangani, petisi tersebut ditolak oleh Komisi C-24. Alasannya Komisi C-24 hanya mengurusi kawasan yang berada di luar pemerintahan.

    “Kami tidak memandang Indonesia sebagai wilayah C-24,” ujar anggota C-24 Rafael Ramino kepada The Guardian.

    TAGS : Papua Barat PBB Separatisme

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25693/Bendera-Bintang-Kejora-Berkibar-di-Oxford/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKepada Trump, Obama Bilang: Kalau Bicara Dipikir Dulu
    Next Article Menpora Ajak Pemuda Gunakan Medsos Secara Bijak
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.