Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»BI Laporkan Likuiditas Perekonomian Tumbuh 13,6 Persen
    News

    BI Laporkan Likuiditas Perekonomian Tumbuh 13,6 Persen

    May 27, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    BI Laporkan Likuiditas Perekonomian Tumbuh 13,6 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    BI Laporkan Likuiditas Perekonomian Tumbuh 13,6 Persen 2
    Ilustrasi: Tumpukan uang kertas rupiah di tempat penukaran valuta asing di Jakarta. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada April 2022 tumbuh 13,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), ditopang berlanjutnya akselerasi penyaluran kredit. “Posisi M2 pada April 2022 tercatat sebesar Rp7.911,3 triliun atau tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2022 yang tercatat sebesar 13,3 persen (yoy),” ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (27/5).

    Erwin menjelaskan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 20,8 persen (yoy) dan surat berharga selain saham sebesar 59,3 persen (yoy).

    Peningkatan pertumbuhan M2 pada April 2022 terutama dipengaruhi oleh berlanjutnya akselerasi penyaluran kredit, yang pada April 2022 tumbuh 8,8 persen (yoy) atau meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,4 persen (yoy). Akselerasi pertumbuhan kredit bersumber baik dari golongan debitur korporasi maupun perorangan.

    Berdasarkan jenis penggunaan, ia menuturkan peningkatan penyaluran kredit pada April 2022 juga terjadi pada seluruh jenis penggunaan.

    Sementara itu ekspansi keuangan pemerintah melambat, yang tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat sebesar 22,3 persen (yoy) atau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan Maret 2022 sebesar 27,9 persen (yoy).

    Kondisi tersebut disebabkan oleh perlambatan tagihan sistem moneter kepada pemerintah pusat berupa kepemilikan surat berharga negara serta naiknya kewajiban berupa simpanan pemerintah pusat pada sistem moneter. Di sisi lain, Erwin menyebutkan aktiva luar negeri bersih terkontraksi 4,4 persen (yoy), yang merupakan kontraksi lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya yang turun 1,5 persen (yoy). (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBNPB : Seluruh Wilayah Pesisir Pantura Terdampak Gelombang Pasang
    Next Article Anak-Anak Rentan Hadapi Wabah Penyakit Secara Global
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.